FSPMI Optimistis Obon Melenggang ke Senayan

POLITIKADIBACA : 1.572 KALI

TAMBUN SELATAN-Dalam pertarungan pemilihan legislatif (pileg) 2019. Serikat buruh Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) “unjuk gigi” dengan menaruh jagoannya di setiap daerah pemilihan (dapil).

Deputi Presiden FSPMI, Obon Tabroni mengatakan pihaknya sudah memetakan suara para caleg yang direkomendasi FSPMI di setiap dapil.

“Kita harap semua dapil masuk dan juga setiap tingkatan mulai dari DPR-RI dan DPRD Provinsi. Kekuatan di setiap dapil sudah kita petakan,”kata Obon melalui telepon seluler.

Ada sekitar delapan caleg tingkat DPRD Kabupaten Bekasi yang berasal dari serikat buruh dan Caleg DPRD Provinsi, DPR-RI masing-masing satu caleg.

Obon mengatakan caleg  yang terpilih akan berjuang di semua tingkatan dengan topuksi masing-masing tempatan.

Gerakan ini dinamakan “Go Politic”. Menurut Deputi Presiden FSPMI, Obon Tabroni menyebut jika ini sebuah strategi untuk memperjuangkan hak-hak buruh.

Ia menyebut jika semua  kebijakan yang ada dan dikeluarkan oleh pemerintah sesungguhnya adalah produk politik. Dimulai urusan terkecil sehari-hari, seperti harga-harga kebutuhan pokok, biaya pendidikan, biaya kesehatan, transportasi, dan infrastruktur.

“Dalam bidang ketenagakerjaan misalnya upah, sistem kerja dan hak-hak buruh lain juga produk politik. Oleh karena itu, agar produk kebijakan yang ada berpihak kepada kaum buruh/rakyat kecil, kita semua tak boleh apatis terhadap politik. Tak boleh urusan politik hanya dipasrahkan kepada orang-orang yang tidak kita kenal tanpa mandat yang jelas” jelasnya.

KC FSPMI Bekasi, Amir Mahfouz ketika dihubungi awak media  menyebut jika ada 8 caleg tingkat DPRD Kabupaten, 1 caleg tingkat provinsi dan 1 caleg tingkat pusat yang direkomendasi FSPMI.

“Saya optimis dua inkumben akan jadi kembali disusul dengan caleg-caleg lainnya yang mengikuti jejak inkumben,”Kata Amir.

Berdasarkan data yang diterima ke 9 Caleg DPRD tingkat Kabupaten Bekasi tersebar di tiga partai dengan mayoritas caleg berada di Partai Gerindra.

” Landasan kita adalah strategi perjuangan FSPMI, konsep, lobi, aksi dan politik, dan tertuang dalam AD/ART. Dan  jasil kongres FSPMI Tahun 2016,”paparnya.

Ditegaskan Amir caleg yang direkomendasi tersebut wajib memperjuangkan hak-hak buruh sesuai dengan topuksinya. Seperti yang sudah dilakukan dua petahan rekomendasi FSPMI yakni Nurdin .(*/amh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *