Nikmatnya Ayam Basah SHSD Grand Wisata

KULINERDIBACA : 2.691 KALI

TAMBUN SELATAN – Satu lagi restoran kuliner terbaru di Caffe Walk, Grand Wisata yaitu Sambel Hejo Sambel Dadak (SHSD)  cabang Purwakarta yang berekspansi ke Kabupaten Bekasi. Ini merupakan cabang ke delapan SHSD.

Dari depan terlihat restoran ini berbeda dan unik ketimbang, restoran lainnya yang sudah ada Caffe Walk, kayu dengan ukiran yang artistic terlihat jelas dengan nuansa hijau. Membuat SHSD ini menarik mata yang pengguna jalan seketika.

Ketika masuk ke interior pun kita akan dibuat asik. Seperti eksterior, interior pun sangat terasa nuansa tradisional,bangku dan meja terbuat dari kayu. Terdapat juga lukisan antik didinding SHSD Grand Wisata. “Semua cabang konsepnya sama seperti ini. Di SHSD Grand Wisata bisa menampung hingga 200 orang,”kata Operation Manager Area SHSD, Edy Suprioni.

Anda akan merasakan nuansa berbeda ketimbang resto Sunda lainnya di Kabupaten Bekasi. Dengan disusun dengan besi bertingkat, anyaman lidi adan alas daun pisang terdapat berbagai lauk seperti jengkol balado, empal, tahu tempe,paru dan aneka pepes.

Pelayan pun juga menyediakan satu bakul nasi, lalapan, teh tawar hangat dan ayam dengan dalam teko kaleng bak jaman dulu. “Ini menu siap saji. Jadi yang dihitung sesuai dengan yang kita makan,”ujar Edy.

Yang menjadi unggulan di SHSD itu ialah ayam basah. Edy mengatakan ayam basah SHSD menjadi favorit. “Ini ayam kampung. Dalam pemilihan ayam kita sangat selektif dengan peternak  kriteria tertentu yaitu umurnya. Makanya terlihat ayamnya kecil-kecil,”kata Edy.

Ayam basah ini memang sangat berbeda bila kita menyantap ayam goring biasa. Tekstur ayam jadi tidak garing namun dengan proses itu daging ayam menjadi lembut dan sangat nyaman di lidah.

Nah yang paling mencolok sesuai namanya yaitu sambal hejo. Sambel hejo merupakan sambal dengan rawit hijau dan tomat. Dengan tingkat kepedasan tidak terlalu tajam. Sedangkan sambal dadak dari cabai merah yang diulek kasar didampingi tomat dan jeruk limau. Edy mengatakan ketika konsumen mencapurkan jeruk dengan sambal cita rasa sambal itu akan kian tinggi. “Kita ada cara khusus dalam penyajian sambal. Tapi yang paling terpenting untuk membuat sambel ini enak itu membuatnya dari hati,”ujar Edy.

Untuk harga sendiri Edy mengatakan tidak usah khawatir, karena semua cabang SHSD harganya relatif sama satu potong ayam hanya 9 ribuan. Bahkan bila tidak mau dengan siap saji SHSD menyiapkan menu paket untuk pengunjung.(*/amh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *