BEKASI – Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Sandiaga Uno, mengklaim elektabilitasnya bersama Calon Presiden, Prabowo Subianto, terus merangkat naik berdasarkan survey internal yang dilakukan oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.
Mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini menyebut, angka elektabilitasnya bersama Prabowo hanya selisih 8 sampai 10 persen dibandingkan pasangan Jokowi-Ma’ruf.
Dengan hasil survey yang terus merangkat naik, Sandi optimis, elektabilitas Prabowo-Sandi bisa mengalahkan Jokowi-Mar’ruf, usai debat kedua pada Februari mendatang.
Sandi mengaku, akan terus terjun ke masyarakat untuk mengkampanyekan program-programnya. Menurutnya, pertemuan tatap muka langsung kepada masyarakat merupakan fase yang sangat penting dilakukan saat ini.
“Dengan bertatap muka kita bisa mengirimkan pesan, bahwa Prabowo-Sandi fokus berjuang bersama rakyat dalam dua hal, pertama menciptakan lapangan kerja, dan menstabilkan harga,” ujarnya.
Untuk menciptakan lapangan kerja, dia memastikan akan memanfatkan swasembada pangan dan energi. Sementara, institusi hukum dan lembaga juga akan diperkuat guna memastikan stabilitas harga.
“Dibawah Prabowo-Sandi kita berharap ekonomi semakin bergerak, sehingga masyarakat lebih sejahtera. Itu fokus kami,” pungkasnya. (*/amh)










