BANDUNG- Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Rektor Universitas Padjadjaran Tri Hanggono Achmad meresmikan program studi Magister Konservasi Laut. Prodi ini akan mulai menerima mahasiswa baru mulai Tahun Ajaran 2019.
Tri menjelaskan, kelautan merupakan masa depan Indonesia. Jika hanya berkonsentrasi pada eksplorasi sumber daya laut, maka akan mengancam keberlanjutan laut itu sendiri. Maka itu, Unpad memilih untuk menbuka prodi Magister Konservasi Laut.
“Kalau eksplorasi besar, tidak ada konservasinya, berat kita. Jarang yang fokus ke sini. (Biasanya) Larinya ke eksplorasi dan sumber daya manusia,” kata Tri usai Festival Membumikan Laut Sebagai Masa Depan Bangsa di Universitas Padjadjaran, Jalan Dipatiukur Bandung, Selasa (26/02/2019).
Rencana pembukaan prodi ini, kata Tri, sebenarnya sudah cukup lama. Hanya, Unpad ingin berkonsentrasi pada program sarjana terlebih dahulu. Saat ini Unpad memiliki prodi Perikanan, serta prodi Kelautan yang berada di bawah naungan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. “Saat semua S1 akreditasinya sudah A, kami boleh geser ke S2,” tuturnya.
Ia menjelaskan, Magister Konservasi Laut ini akan mulai menerima mahasiswa baru pada tahun ajaran 2019. Untuk tahun pertama ini Unpad menyediakan kursi untuk 20 orang.
Magister Konservasi Laut menerima mahasiswa dengan latar belakang sarjana yang beragam. Tidak khusus untuk sarjana perikanan dan kelautan saja. Sarjana hukum, kebijakan publik, dan lainnya juga bisa mendaftar.
Kegiatan perkuliahan akan digelar di Kampus Unpad Jatinangor. Tetapi kegiatan riset akan banyak dilakukan di Pangandaran. “Site researchnya di Pangandaran,” ujar Tri. (*/amh)










