Muaragembong Kembangkan Sekolah Berbudaya Lingkungan

PRESTASIDIBACA : 1.309 KALI

MUARAGEMBONG – Selain infrastruktur dan mengembangkan potensi pariwisata, salah satu sektor pembangunan yang menjadi perhatian Kecamatan Muargembong adalah masalah lingkungan hidup.

Camat Muaragembong Juanefi mengatakan pihaknya mengembangkan bank sampah di sekolah-sekolah di Kecamatan Muaragembong dengan tujuan sekolah-sekolah tersebut menjadi sekolah yang berbudaya lingkungan.

“Langkah awal untuk mengurangi sampah atau zero wast kita wajibkan sekolah agar siswanya membawa alat makan dan minum dari rumah sehingga siswa tak lagi menambah sampah plastik di sekolahnya cukup dengan alat dari rumah untuk membeli makanan dan minuman,”ujarnya .

Selanjutnya pihaknya mengedukasi siswa tentang sampah dengan mengelompokkan berdasarkan jenisnya sehingga mereka bisa memilih dan memilah antara sampah organik dan non organik. Untuk sampah yang bernilai ekonomis disediakan bank sampah di sekolah tersebut.

“Jadi siswa ini selain menyelamatkan lingkungannya mereka juga memiliki tabungan dari sampah yang sudah mereka pilih di rumah kemudian disetor ke bank sampah di sekolahnya lumayan kan buat tambahan jajan atau untuk kegiatan lainnya di sekolah yang membutuhkan biaya diluar alokasi dana BOS, ” tambahnya.

Adapun untuk sampah plastik ia juga menggandeng swasta salah satunya adalah dari PT.SC Jhonson and Son Indonesia yang membantu pengolahan mesin sampah plastik yang mengubah plastik menjadi bahan bakar solar.

“Mesin itu kita tempatkan di SDN Pantai Bahagia 02 yang dikelola karang taruna desa serta peran serta lapisan masyarakat untuk pasokan samapah plastiknya,” imbuhnya.

Selain itu pihaknya juga memberikan pelatihan kepada siswa cara membuat kerajinan tangan dari bahan-bahan bekas sehinga menjadi barang-barang yang berguna seperti vas bunga, teas, tempat tisu dan lainnya.

“Ya endingnya mengarah pada sekolah berbudaya lingkungan, siswa memiliki ketrampilan serta mampu menghasilkan uang dan sesuatu yang berguna dari tangannya sendiri,”jelasnya.

Selain Ia juga mengaku sangat terbantu oleh masyarakat, komunitas pencinta lingkungan, CSR perusahan, Disnakanlut yang sudah mereboisasi lahan kritis diwilayahnya yang terkena abrasi laut dengan penanaman pohon mangrove. (*/amh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *