Forsil Lippo Cikarang Salurkan 344.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

BEKASI TERKINIDIBACA : 195 KALI

BEKASI, Tarumanegaranews.id — Forum Silaturahmi Warga Muslim Lippo Cikarang (Forsil) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang terdampak kekeringan di wilayah Kabupaten Bekasi. Hingga Sabtu (5/9/2026), Forsil Lippo Cikarang telah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 344.000 liter melalui 43 truk tangki berkapasitas 8.000 liter.

Pada Sabtu (5/9/2026), giliran warga Desa Wibawamulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, yang mendapatkan bantuan air bersih. Sebanyak lima truk tangki, dengan total kapasitas 40.000 liter, didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak kekeringan.

Ketua Forsil Lippo Cikarang, Ade Aan Wirama, mengatakan aksi sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian Forsil terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kekeringan.

Menurut Ade, pendistribusian bantuan air bersih telah dilakukan secara bertahap sejak 4 Agustus 2026 dan terus berlanjut hingga Sabtu (5/9/2026).

“Alhamdulillah, kegiatan pemberian air bersih oleh Forsil Lippo Cikarang ini telah disalurkan dari tanggal 4 Agustus sampai hari ini, 5 September 2026, sebanyak 43 truk tangki dengan kapasitas 8.000 liter. Berarti sudah sekitar 344.000 liter,” ujar Ade kepada Tarumanegaranews.id di Desa Wibawamulya, Sabtu (5/9/2026).

Adapun bantuan air bersih yang telah disalurkan Forsil Lippo Cikarang tersebar di sejumlah wilayah, dengan rincian:

A.Kecamatan Bojongmangu :

1.Desa Karangmulya : 8 truk

2. Desa Karangindah : 8 truk

B.Kecamatan Serangbaru :

1.Desa Nagasari : 10 truk

2. Desa Nagacipta : 11 truk

C.Kecamatan Cibarusah

1.Desa Wibawamulya :: 5 truk

D. Pondok Pesantren Sirojul Huda 1 truk.

Dengan demikian, total bantuan mencapai 43 truk tangki. Jika setiap truk memiliki kapasitas 8.000 liter, total air bersih yang telah didistribusikan mencapai 344.000 liter.

Ade menegaskan, Forsil Lippo Cikarang akan terus berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga yang terdampak kekeringan dan mengalami keterbatasan akses terhadap air bersih.

Dalam pelaksanaan aksi sosial tersebut, Forsil Lippo Cikarang juga menggandeng berbagai elemen lintas agama dan komunitas, di antaranya Faroki Cikarang Gereja Ibu Teresa, Gereja Kristen Indonesia (GKI), Cetiya Satya Manggala Umat Buddha, serta Paguyuban Umat Hindu Kabupaten Bekasi.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari semangat kebersamaan dan kepedulian sosial untuk membantu masyarakat Kabupaten Bekasi yang tengah menghadapi dampak kekeringan.

Reporter : Manah/Agus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *