CIKARANG PUSAT-Pendidikan vokasi industri sangat penting dalam membentuk sumber daya manusia (sdm) yang terampil di bidangnya. Himpunan Kawasan Industri (HKI) mendukung hadirnya pendidikan tersebut di area kawasan.
Pasalnya dengan adanya pendidikan vokasi di area kawasan industri dapat mengurangi pengangguran masyarakat lokal di sekitar kawasan. Selama ini kendalanya adalah adanya kesenjangan.
“Antara kebutuhan industri dan tenaga kerja lokal tidak tersedia sehingga membutuhkan tenaga kerja dari luar. Ini sebenarnya yang membuat kesenjangan sosial di masyarakat terjadi,”Kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) HKI, Priyo Budiyanto.
Pemerintah , kata Priyo tengah menggencarkan program pendidikan vokasi dengan menyiapkan silabus selaras dengan kebutuhan industri, “Sehingga diharapkan lulusan sekolah bisa langsung kerja diindustri,”tuturnya.
Di Kabupaten Bekasi kata Priyo beberapa kawasan sudah ada pendidikan vokasi seperti di Kawasan Industri MM 2100 dan Kawasan Deltamas dengan SMK Industri Ananda, “Di berbagai daerah juga tengah berjalan,”paparnya.
Melalui kementrian terkait program ini pun terus digalakkan, “Seluruh industri saat ini tengah berproses tinggal tergantung kesiapan dana dan masyarakatnya sehingga program ini bisa berjalan,”tuturnya.
Ia pun mengatakan dengan adanya SMK di kawasan industri diharapkan mampu menampung sumber daya manusia (sdm) lokal untuk mengikuti pendidikan, “Prakteknya industri, jadi 90-100 persen lulusan dapat terserap langsung di dunia industri,”paparnya.(/amh)







