Aplikasi Besutan BPJS Kesehatan Mudahkan Tyas Dalam Berobat

CIKARANG – Sebagai seorang pekerja dan ibu rumah tangga muda, Arum Adinda Ayuningtyas (22) merasakan begitu pentingnya kartu JKN-KIS dalam menjamin kesehatan diri dan keluarganya. Apalagi setelah ia mengalami kejadian yang tidak mengenakkan dimana ia harus mendapatkan perawatan di salah satu rumah sakit dan menanggung biaya besar secara mandiri.

“Dulu saya pernah sakit demam berdarah, karena sudah parah akhirnya langsung dibawa ke UGD di rumah sakit dari situ saya langsung dirawat selama 5 hari. Setelah saya sehat saya malah merasakan beban yang sesungguhnya yaitu biaya pengobatan yang begitu besar yang harus saya bayarkan secara langsung. Disitu saya sadar bahwa pentingnya memiliki jaminan kesehatan” ujar wanita yang biasa dipanggil Tyas pada Rabu (18/03/2020).

Ibu rumah tangga yang juga bekerja di salah satu laundry pakaian yang terletak di Mangun jaya Indah 2 ini mengungkapkan Program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh pemerintah melalui BPJS Kesehatan ini merupakan jaminan kesehatan yang sangat bagus, lantaran manfaatnya yang begitu besar dibandingkan dengan iuran yang harus ia bayarkan setiap bulannya.

“Saya bergabung dengan Program JKN-KIS baru beberapa bulan, tapi saya sudah merasakan banyak sekali manfaatnya. Seperti waktu saya melakukan pengobatan batuk dan flu. Anak saya sakit juga pakai kartu JKN-KIS. Saya tidak perlu khawatir lagi jika saya ingin berobat,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejak ia terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, dirinya langsung memasang aplikasi Mobile JKN yang dibesut langsung oleh BPJS Kesehatan. Menurutnya, dengan banyak fitur yang terdapat di dalam aplikasi tersebut dapat membantu dirinya dalam mengakses pelayanan kesehatan tanpa harus datang ke kantor cabang maupun fasilitas kesehatan.

“Ya pas baru terdaftar di JKN-KIS saya langsung download Aplikasi Mobile JKN. Biasanya saya gunakan untuk melakukan cek nama obat yang diberikan kepada saya. Saya juga bisa memberikan penilaian dalam layanan klinik selepas saya melakukan pengobatan. Biasanya dalam penilaian itu saya ditanyakan bagaimana tindakan perawatannya baik atau tidak dan juga pertanyaan lainnya,” ujar ibu muda ini.

Tyas juga mengungkapkan antusiasnya untuk dapat menggunakan layanan lainnya dalam aplikasi Mobile JKN seperti dalam mengambil antrean berobat, melakukan perpindahan faskes, pengecekkan tagihan dan skrining penyakit. Bahkan menuturkan sangat senang dan terbantu dengan adanya artikel kesehatan yang ada pada Aplikasi Mobile JKN.

“Layanannya sangat beragam. Saya ingin mencoba untuk megambil antrean online dan melakukan perpindahan faskes ketika saya sakit nanti. Saya juga sering membaca artikel kesehatan yang disediakan untuk menambah pengetahuan saya. Pokoknya aplikasi Mobile JKN ini sangat memudahkan saya deh,” ujarnya.

Di akhir pertemuan, Tyas berpesan agar Program JKN-KIS menjadi program terdepan di Indonesia. Ia berharap agar seluruh masyarakat Indonesia dapat memahami pentingnya Program JKN-KIS sehingga tidak ada lagi alasan untuk tidak berpartisipasi dalam program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). (HK/rr/amh).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *