Direktur Utama Klinik Annisa IV Sebut Kemudahan Akses Menggunakan Antrean Elektronik

CIKARANG  – Memasuki tahun 2020 yang dijadikan sebagai tahun pelayanan dan kepuasan peserta, BPJS Kesehatan selalu mengupayakan pemberian pelayanan yang optimal kepada para pesertanya. Untuk mewujudkan hal tersebut, BPJS Kesehatan Cikarang menerapkan sistem antrean elektronik kepada sejumlah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) yang ada di Kabupaten Bekasi. Klinik Annisa IV merupakan salah satu provider BPJS Kesehatan yang telah menerapkan sistem antrean elektronik di kliniknya.

Direktur Utama Klinik Annisa IV, Dr Arida mengatakan penerapan antrean elektronik merupakan inovasi bagus yang dapat memangkas waktu tunggu pasien di klinik, sehingga pasien dapat mengatur sendiri jadwal kunjungannya ke klinik tersebut.

“Dengan adanya sistem antrean elektronik, para peserta tidak harus datang pagi-pagi ataupun lebih awal hanya untuk mendapatkan nomer antrean. Nomor antrean tersebut sudah dapat diakses melalui Mobile JKN. Peserta juga dapat memperkirakan waktu kunjungannya ke klinik, sehingga waktu tunggu di klinik juga tidak terlalu lama,” ujar Direktur Utama Klinik Annisa, pada Kamis (27/02) lalu.

Arida menyebut penerapan sistem antrean elektronik di Klinik Annisa IV sudah diberlakukan semenjak adanya sosialisasi dari BPJS Kesehatan mengenai sitem antrean elektronik yang terintegrasi dalam aplikasi Mobile JKN. Diharapkan kedepannya tidak hanya dapat memangkas antrean di sejumlah FKTP, tetapi juga dapat memberikan kepastian serta transparansi bagi peserta JKN-KIS.

“Mungkin selama ini ada beberapa keluhan dari masyarakat mengenai antrean di pelayanan kesehatan khususnya provider BPJS Kesehatan yang mengantre cukup lama mulai dari proses pendaftaran hingga menerima obat. Tentunya dengan antrean elektronik ini peserta akan dimudahkan  karena pelayanan lebih cepat serta kepastian layanan bisa diterima oleh peserta walaupun tidak harus datang ke FKTP,” ujarnya.

Sebagai salah satu peserta PPU JKN-KIS, Yudha (29) merasakan dampak kemudahan dari adanya antrean elektronik di Klinik Annisa IV. Ia mengatakan dirinya sangat antusias terhadap antrean elektronik yang bisa ia akses melalui telepon genggam miliknya.

“Saya senang dengan adanya antrean elektronik ini, karena jujur mempermudah saya ketika ingin melakukan pengobatan di klinik. Terkadang dulu saya agak was-was mengenai antrean, apakah nanti saya menunggu lama atau sebentar, terus pasiennya banyak atau tidak, dokternya ada atau tidak. Apalagi disaat saya sedang banyak kerjaan jadi momok buat pergi berobat sendiri. Sekarang melalui Mobile JKN saya bisa mengatur sendiri jadwal kunjungan saya dan bisa memilih ke poli mana yang akan saya kunjungi,” ujar karyawan mobil ekspedisi.

Direktur Utama Klinik Annisa IV berharap agar kedepannya aplikasi Mobile JKN dapat di download dan diketahui oleh semua masyarakat yang ada di Indonesia. Sehingga masyarakat dapat membantu mengoptimalkan antrean yang ada di sejumlah FKTP ataupun FKTRL provider BPJS Kesehatan. (HK/rr/amh).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *