CIKARANG– Devi Glesia Trihartati atau yang akrab disapa Devi (22) seorang gadis belia yang menceritakan pengalamannya menggunakan JKN-KIS kepada tim Jamkesnews. Ia sangat senang berbagi cerita pengalamannya, terutama saat ia menggunakan Program JKN-KIS. Hal tersebut diungkapkan karena Devi ingin membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitar terutama yang sempat ragu dalam ikut Program JKN-KIS dengan berbagi cerita.
“Dulu karena banyak beredar infromasi yang tidak baik mengenai kualitas pelayanan peserta JKN-KIS. awalnya sempet ragu untuk berobat dan sempet mau pakai biaya pribadi saja, tapi karena penasaran juga akhirnya saya mencoba untuk menggunakan kartu JKN-KIS untuk berobat. Ternyata waktu berobat, saya tidak melihat buruknya kualitas layanan yang katanya menunggu lama seperti yang saya dengar di media. Saya dilayani dengan baik,” ujar Devi, Rabu (13/05/2020).
Ia menceritakan bahwa ia sempat merasakan gatal di seluruh badan. Kala itu, Devi mengaku sempat salah mengonsumsi makanan sehingga hal tersebut yang mengakibatkan dirinya merasa gatal-gatal.
“Akhir tahun 2019, aku merasakan gatal-gatal di seluruh badan, karena aku gak bisa makan udang dan waktu itu karena salah makan akhirnya mulai deh ngerasain gatal-gatal. Awalnya aku kira gatal biasa dan aku oleskan bedak gatal berkali-kali. Sampai akhirnya badanku meriang dan gatal-gatalku tidak sembuh. Karena sudah tidak kuat aku coba berobat. Nah waktu mau berobat itu awalnya aku sempat dilema antara harus menggunakan uang pribadi atau kartu JKN-KIS,” ujarnya.
Ketika berobat Devi tidak merasakan hambatan apapun, bahkan ia merasa pengobatan menggunakan JKN-KIS itu mudah.
“Walaupun kemarin pertama kali saya berobat menggunakan kartu JKN-KIS, saya tidak menemukan kesulitan apapun. Bahkan prosedurnya sangat mudah untuk digunakan. Hanya perlu membawa kartu JKN-KIS saya sudah bisa menggunakan untuk berobat,” ujarnya.
Di akhir pertemuan, Devi berpesan kepada masyarakat terutama yang sempat memiliki keraguan untuk berobat menggunakan Program JKN-KIS untuk tidak mudah percaya dengan informasi buruk yang beredar mengenai pelayanan maupun prosedur untuk menggunakan JKN-KIS dalam berobat. Cari tahu tentang berita yang beredar di media yang disediakan oleh BPJS Kesehatan. JKN KIS sejatinya program komplit yang hadir untuk Indonesia .(HK/rr/amh).






