PBB Serahkan Donasi Cangkok Ginjal untuk Roma Stevani Pangaribuan

BEKASI TERKINI, INFO KITA, KESEHATANDIBACA : 2.492 KALI

TAMBUN UTARA – Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Batak Bersatu (PBB) Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, menyerahkan donasi cangkok ginjal Roma Stevani Pangaribuan (RSP) kepada orangtuanya, Suraida Situmorang, di Perumahan Panorama Regency Blok HL No 33 Desa Jejalen Jaya, Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi, pada Jumat (11/09/2020).

Donasi sebesar Rp 69.830.100,- diterima dari Ormas PBB merupakan hasil penggalangan dana melalui acara live streaming peduli sesama untuk donasi cangkok ginjal Roma Stevani Pangaribuan (12). Adapun jumlah biaya yang dibutuhkan untuk cangkok ginjal Roma sebesar Rp1,5 Miliar.

Suraida Situmorang menyampaikan ucapan terimakasih atas perhatian, doa serta bantuan yang diterima dari masyarakat, khususnya Pimpinan Anak Cabang Pemuda Batak Bersatu (PAC PBB) Tambun Utara yang sudah menyelenggarakan penggalangan dana cangkok ginjal Roma Stevani Pangaribuan.

“Donasi yang sudah kami terima akan dipergunakan sebaik-baiknya buat kesehatan Roma, karena saat ini cuci darah Roma masih kami jalankan terus dan kalau memang itu milik ataupun rejekinya Roma sesuai janji kami kepada Roma saya yakin dan percaya cangkok ginjalnya akan terlaksana dengan baik,” ungkap Suraida.

Ketua PAC PBB Tambun Utara, Parluhutan Situmorang selaku ketua panitia live streaming penggalangan donasi cangkok ginjal Roma, berharap bantuan dari masyarakat dan kehadiran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.

“Hari ini dana yang terkumpul sudah kami sampaikan kepada keluarga pak Riyanto Pangaribuan. Inilah hasil penggalangan dana yang sudah dilakukan oleh PBB. Dana ini didapatkan dari PBB yang ada di Indonesia dan luar negeri. Kami berharap agar Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi untuk bergandeng tangan mewujudkan impian adek kita Roma Stevani,” harapnya.

Sementara itu Camat Tambun Utara Deny Mulyadi sangat berterimakasih kepada PBB serta akan menyampaikan kondisi Roma kepada Bupati Bekasi.

“Kondisi yang ada di Tambun Utara akan kita sampaikan kepada Bupati Bekasi, terutama situasi adek kita Roma Stevani. Saya juga akan berusaha kepada siapapun teman-teman atau relasi agar bisa membantu adek ini,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Karang Satria, Siti Jubaedah mengatakan, akan melakukan koordinasi lanjutan dengan Kepala Dinas Kesehatan.

“Saya selanjutnya nanti akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan untuk menyampaikan hasil dari pemantauan kami bahwa anak Roma Stevani Pangaribuan ini rencana mau melakukan cangkok ginjal,” katanya.

Menurut dia, pertama kali yang merujuk Roma adalah Puskesmas Karang Satria. Dan, yang mendampingi adalah petugas pembina wilayah setiap kali Roma mau melakukan cuci darah.

“Sebelumnya kita sudah sering mengantarkan Roma ke RSCM dan seterusnya akan kita teruskan asal ada kordinasi dan akan kita usahakan. Sekarang juga kami dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi ada sedikit bantuan buat anak Roma, nilainya tidak seberapa harapanya semoga perhatian ini bermanfaat,” tutupnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dr Sri Enny Mainarti mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi tidak punya anggaran untuk pencangkokan ginjal masyarakat.

“Untuk cangkok ginjal diposisi kita tidak ada penganggaran untuk penjaminan pencangkokan ginjal, itu ada penjaminan kesehatan yang sudah diberikan BPJS entah dari pusat atau dari daerah prosesnya disana. Terkait anggaran lain-lain belum ada, nanti kita harus konsultasikan nih, kalau Pemerintahan Daerah jaminan kesehatan sudah semuanya. Kita harus duduk bareng dengan RSCM dan BPJS posisi seperti apa yang dibutuhkan,” tuturnya. (pun/amh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *