CIKARANG PUSAT – Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi meminta agar Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk maksimalan penyerapan APBD untuk pembangunan dan peningkatan perekonomian. Dan juga ia menyarankan agar memperhatikan pemuda Kabupaten Bekasi untuk mengurangi pengangguran. Hal itu dikatakan Anggota Komisi 1, Jamil pada Selasa (27/02/2024).
“Untuk saat ini pemerintah kurang memperhatikan pemuda Kabupaten Bekasi, baik dalam hal tenaga kerja maupun meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Jamil.
Terang dia, seharusnya pemerintah baik dari dinas terkait yaitu Disnaker agar pemuda dilakukan pelatihan kerja seperti hal membuat AC atau menjahit dan pelatihan yang bermanfaat bagi mereka.

“Minimnya perhatian dan keseriusan pemerintah baik dalam hal mengurangi tenaga kerja menjadi persoalan, hanya sebatas seremonial saja. Seharusnya setelah melakukan pelatihan pemuda itu diberikan lahan untuk UMKM mereka dari situ akan terciptanya pekerjaan dan UMKM meningkat,” katanya.
Setelah itu, lanjut Jamil pemuda mendapatkan pekerjaan UMKM juga akan mendapatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Bekasi meningkat dan produk mereka harus ada wadahnya.
“Dengan hal tersebut Kabupaten Bekasi perekonomian meningkat dan masyarakatnya bekerja serta menjadi baik dalam kesejahteraan. Hal tersebut harus ada keseriusan bagi pemerintah dan instansi-instansi terkait,” kata Jamil.
Ia berharap APBD Kabupaten Bekasi digunakan dengan semaksimal mungkin untuk masyarakat dan kesejahteraan masyarakat jangan sampai hanya digunakan seremonial dan tidak bermanfaat bagi masyarakat.
“Saya harap pemuda Kabupaten Bekasi agar diperhatikan peluang kerja mereka dan menjadi program yang bermanfaat untuk mereka serta maksimalkan anggaran APBD untuk kesejahteraan dan pembangunan,” tandasnya. (Adv/amh)










