CIKARANG UTARA – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Koperasi dan UKM menyelenggarakan kegiatan pembekalan pengelolaan koperasi dalam pembentukan badan hukum yang berlangsung selama dua hari, di Primebiz Hotel Cikarang pada 20-21 November 2024.
Acara tersebut yang merupakan bagian dari program prioritas Tahun Anggaran 2024 yang bertujuan untuk memperkuat tata kelola koperasi agar lebih sehat, mandiri, dan berdaya saing.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi, Ida Farida menekankan pentingnya legalitas koperasi sebagai badan hukum. Hal ini, menurutnya, merupakan fondasi utama bagi koperasi untuk menjalankan usaha secara sehat dan profesional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggotanya.
“Kegiatan ini bertujuan mendorong koperasi agar memahami pentingnya legalitas sebagai badan hukum, sehingga mampu menjadi pelaku ekonomi yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa koperasi yang sehat memerlukan tata kelola yang baik, permodalan yang memadai, kinerja keuangan yang optimal, serta manajemen risiko yang efektif. Dalam hal ini, pemeriksaan kesehatan koperasi menjadi indikator penting untuk mengukur keberhasilan pengurus koperasi dalam pengelolaannya.
“Kesehatan koperasi harus menjadi prioritas. Tata kelola, permodalan, kinerja keuangan, dan profil risiko adalah indikator utama yang harus diperhatikan. Pemeriksaan kesehatan koperasi dapat menjadi tolak ukur keberhasilan pengurus dalam mencapai tujuan utama koperasi, yaitu kesejahteraan anggota,” tambahnya.
Ida Farida juga berpesan kepada peserta agar mengikuti pembekalan dengan sungguh-sungguh, karena materi yang disampaikan merupakan bekal penting dalam pengelolaan koperasi sesuai peraturan perundang-undangan. Diharapkan, setelah kegiatan ini, pengurus koperasi dapat lebih memahami tata kelola yang baik dan mampu mewujudkan koperasi yang sehat, kuat, dan mandiri.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Pembekalan Pengelolaan Koperasi dalam Pembentukan Badan Hukum secara resmi saya nyatakan dibuka. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi kemajuan koperasi di Kabupaten Bekasi,” tutupnya.
Kegiatan yang diikuti oleh 60 peserta tersebut diharapkan mampu memberikan wawasan baru bagi pengurus koperasi di Kabupaten Bekasi untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam mengelola koperasi. (*/amh)









