BEKASI, Tarumanegaranews.id – Pemerintah Desa Sukasejati bersama Puskesmas Sukasejati melaksanakan kegiatan fogging serentak di 33 RT selama dua hari, Sabtu dan Minggu (24–25/5/2025), sebagai upaya pencegahan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan nyamuk Aedes Aegypti.

Kepala Desa Sukasejati, Engkos Koswara, menjelaskan bahwa fogging dilakukan secara swadaya oleh warga, menyasar area dalam dan luar rumah serta selokan di sekitar permukiman. Ia menyebutkan, terdapat satu kasus DBD di wilayah RT 20.
“Fogging ini sebagai langkah pencegahan agar penyebaran DBD tidak meluas, apalagi dengan kondisi cuaca yang tidak menentu,” ujar Engkos.
Ia menambahkan bahwa pemberantasan DBD memerlukan pendekatan terintegrasi, mulai dari pencegahan hingga penyuluhan kepada masyarakat. Engkos juga mengimbau warga untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat atau PHBS, dan mendukung program 3M Plus, seperti menutup tempat penampungan air, menguras bak mandi, mengubur barang bekas, serta menggunakan kelambu dan obat nyamuk.
“Kebersihan lingkungan harus dijaga bersama, karena fogging saja tidak cukup. Pemerintah dan masyarakat harus kompak dalam memberantas DBD,” tutupnya.











