BUMDes Desa Sukaragam Kembangkan Program Ketahanan Pangan Tahun 2025

BUMDESDIBACA : 98 KALI

BEKASI, TARUMANEGARANEWS.ID – Direktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sukaragam, Hisam Darmawan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Desa Sukaragam serta Pendamping Desa Kecamatan Serang Baru atas dukungan yang diberikan dalam pelaksanaan program kerja BUMDes tahun anggaran 2025.

“Alhamdulillah, kegiatan BUMDes berjalan sesuai dengan rencana. Saat ini program telah terserap dalam tiga sektor utama, yaitu: pertanian, perikanan, dan peternakan,” ujar Hisam.

Lokasi dan Jenis Kegiatan BUMDes Sukaragam Tahun 2025 :

1. Kadus 1 :

– Peternakan : Ayam petelur

– Pertanian : Jagung manis dan jagung pipil

2. Kadus 2 :

– Perikanan: Budidaya ikan gurame dan nila

– Pertanian : Jagung manis dan pipil

– Peternakan : Ayam petelur

3. Kadus 3 (Perum Mega Regency Blok N & O) : Perikanan : Budidaya ikan

Rencana Pengembangan BUMDes Tahun 2026 : BUMDes Sukaragam berencana memperluas jangkauan program ketahanan pangan ke beberapa wilayah RT dan RW, termasuk di luar RW 03. Fokus utama pengembangan tetap pada tiga sektor unggulan, yaitu :

1. Pertanian: Jagung manis dan pipil

2. Peternakan: Ayam petelur

3. Perikanan: Budidaya ikan nila dan gurame

Program tersebut akan didukung melalui pengalokasian 20% Dana Desa (DD) sebagaimana diamanatkan dalam regulasi terbaru, yakni Permendes Nomor 2 Tahun 2024 dan Keputusan Menteri Desa Nomor 3 Tahun 2024.

Sekretaris Desa Sukaragam, Neman Sukmawijaya, menyampaikan harapan besar terhadap peran BUMDes dalam meningkatkan hasil ketahanan pangan demi kesejahteraan masyarakat.

“BUMDes harus menjaga amanah dalam penggunaan anggaran. Harapan kami, program ini benar-benar berdampak positif terhadap kesejahteraan warga Desa Sukaragam,” tegas Neman.

Apresiasi Pendamping Desa terhadap pemdes dan Bumdes Sukaragam. Abod Dulhaer, selaku Pendamping Desa Kecamatan Serang Baru, mengapresiasi sinergi antara BUMDes dan Pemerintah Desa Sukaragam. Ia menekankan pentingnya pengelolaan Dana Desa secara profesional dan transparan.

“Tiga sektor utama yang diusung — ayam petelur, jagung, dan ikan — merupakan praktik baik dalam pemanfaatan Dana Desa untuk menciptakan produk unggulan desa,” jelas Abod.

BUMDes Sukaragam dinilai telah melaksanakan tugas dan program kerja sesuai regulasi yang berlaku. Ke depan, kolaborasi dan komunikasi antara BUMDes dan pemerintah desa diharapkan semakin erat, sehingga program ketahanan pangan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Sukaragam. (Agus/Manah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU