
CIKARANG SELATAN, Tarumanegaranews.id – Kegiatan Safari Ramadhan dan Buka Puasa Bersama tingkat Kecamatan Cikarang Selatan yang ke-enam digelar di Masjid Darrusalam Kampung Nambo RT 009 RW 005 Desa Sukasejati, Selasa (3/3/2026). Acara tersebut dihadiri Kepala Desa dan Sekdes Sukasejati beserta jajaran, Ketua BPD dan jajaran, Bimaspol, Tokoh Agama dan Masyarakat,
Kepala Desa Sukasejati, Engkos Koswara, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran tim Safari Ramadhan yang dipimpin Sekretaris Kecamatan Cikarang Selatan beserta jajaran.
“Kami dari pihak desa mengucapkan terima kasih atas kedatangannya. Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan semakin mempererat tali silaturahmi. Kami juga mohon maaf apabila dalam penyelenggaraan acara masih terdapat kekurangan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Camat Cikarang Selatan, H. Udung Budiawan, yang mewakili Camat, menyampaikan permohonan maaf karena Camat tidak dapat hadir akibat agenda mendadak bersama Pelaksana Tugas Bupati Bekasi di Cikarang Timur.

Ia mengapresiasi sambutan hangat dari masyarakat Desa Sukasejati. Menurutnya, Safari Ramadhan merupakan agenda tahunan yang terus dilaksanakan sebagai bentuk komitmen pemerintah kecamatan dalam mempererat silaturahmi dengan pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat.
“Momentum Ramadhan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas ibadah dan keimanan kita semua,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula imbauan dari Kapolres agar para orang tua lebih maksimal dalam mengawasi anak-anaknya, terutama pada malam hari. Anak-anak diimbau sudah berada di rumah paling lambat pukul 22.00 WIB guna mencegah aksi perang sarung, tawuran, maupun aktivitas negatif lainnya.
Selain itu, pihak kecamatan juga menyoroti meningkatnya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) karena sudah memasuki 13 hari puasa Ramadhan menjelang idul fitri. Diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan demi menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, khususnya di Desa Sukasejati dan umumnya di Kecamatan Cikarang Selatan.

Menjelang pesta demokrasi tingkat desa, yakni Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang dijadwalkan pada Oktober mendatang serta diawali dengan pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) pada Mei, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kondusivitas wilayah.
“Setiap warga memiliki hak pilih, sehingga diharapkan seluruh proses demokrasi dapat berjalan dengan aman, tertib, dan penuh kebersamaan tanpa menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat,” tutupnya. (Agus/Manah)



