Forsil dan Fokus Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

BEKASI TERKINIDIBACA : 335 KALI

SERANG BARU, Tarumanegaranews.id — Forum Warga Muslim Lippo Cikarang (Forsil) bersama Forum Kerukunan Antarumat se-Lippo Cikarang (Fokus) menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di Desa Nagacipta, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Sabtu (29/8/2026).

Dalam penyaluran air bersih di desa nagacipta di dampingi Kasi Kesra Ilih Setiadi sebagai perwakilan dari pemerintah desa.

Ketua Forsil Warga Muslim Lippo Cikarang, Ade Aan Wirama, mengatakan pihaknya mengirimkan sebanyak tujuh truk tangki air bersih dengan kapasitas masing-masing 8.000 liter. Air tersebut dibagikan secara langsung kepada warga yang membutuhkan.

“Hari ini Forsil dan Fokus mengirimkan air bersih sebanyak tujuh truk tangki berkapasitas 8 ribu liter dan kita bagikan langsung kepada warga,” ujar Ade.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Fokus sebagai bentuk kepedulian lintas umat beragama terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.

Menurut Ade, kegiatan sosial ini melibatkan berbagai unsur keagamaan yang tergabung dalam forum tersebut, di antaranya

* Paroki Cikarang Gereja Ibu Teresa

* Gereja Kristen Indonesia (GKI)

* Cetiya Satya Manggala Umat Buddha

* Paguyuban Umat Hindu Kabupaten Bekasi

* Forum Silaturrahim Warga Muslim (FORSIL)

“Walaupun berbeda latar belakang, kami berada dalam satu keluarga besar. Kami bersama-sama dalam satu tujuan untuk memberikan manfaat bagi warga sekitar,” terangnya.

Ade berharap bantuan air bersih tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian dan kebersamaan antarumat beragama.

“Semoga apa yang telah disampaikan ini membawa berkah dan manfaat bagi kita semua,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Paroki Gereja Katolik Ibu Teresa Lippo Cikarang, Karol, mengatakan umat Katolik Cikarang bersama Forsil memiliki semangat yang sama untuk saling berbagi dan merasakan penderitaan masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

“Kami dari Paroki Ibu Teresa, umat Katolik Cikarang, bersama rekan-rekan Forsil Lippo Cikarang ingin saling berbagi dan merasakan penderitaan sesama umat dalam pengadaan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan,” ujar Karol.

Ia berharap semangat kebersamaan lintas agama tersebut dapat terus hadir ketika masyarakat mengalami kesulitan, khususnya dalam menghadapi kekurangan air bersih selama musim kemarau.

“Semoga Paroki dan antarumat se-Kabupaten Bekasi hadir setiap saat ketika kita mengalami kekurangan air bersih di musim kemarau ini. Kita saling menguatkan dan meneguhkan, karena cinta itu universal,” pungkasnya.

Reporter : Manah/Agus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *