BOJONGMANGU, Tarumanegaranews.id – Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bojongmangu melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus monitoring kepada bakal calon kepala desa (Bacalon Kades) di Desa Bojongmangu dan Desa Sukamukti, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Kamis (3/9/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Forkopimcam untuk menjaga komunikasi, keamanan, dan ketertiban selama seluruh tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) berlangsung. Kunjungan terhadap bakal calon kepala di desa bojongmangu, pertama Balon Ibut Jari (Petahana), kedua ke Sakim dan kunjungan ketiga ke H. Arman Sukarna, dilanjutkan kunjungan ke balon desa Sukamukti H Metu. Sebelumnya Forkopimcam telah melakukan kunjungan kepada bakal calon di desa karang indah pada Rabu 2 September 2026.
Camat Bojongmangu, Shobirin, mengatakan tahapan Pilkades saat ini terus berjalan sesuai agenda yang telah ditetapkan. Pada 9 September 2026 akan dilakukan penetapan bakal calon menjadi calon kepala desa.
“Pada tanggal 9 September itu tahapan penetapan bakal calon menjadi calon kepala desa. Kemudian tanggal 14, 15, dan 16 September masuk tahapan kampanye. Selanjutnya tanggal 20 September pelaksanaan pemungutan suara,” ujar Shobirin.
Ia berharap seluruh tahapan Pilkades di wilayah Kecamatan Bojongmangu dapat berlangsung aman, lancar, dan sukses seperti pelaksanaan sebelumnya.
“Sesuaikan dengan budaya, wilayah Bojongmangu selalu aman, lancar dan sukses. Jangan sampai timbul hal-hal yang tidak kita inginkan,” katanya.
Menurut Shobirin, Forkopimcam Bojongmangu akan terus berkomunikasi dengan panitia Pilkades maupun seluruh pemangku kepentingan yang terlibat. Setelah pemungutan suara, pada 21 September 2026 akan dilakukan penetapan dan penghitungan hasil suara.
“Siapa yang menjadi kepala desa terpilih, itulah putra terbaik di wilayah Bojongmangu,” ucapnya.
Shobirin menjelaskan, kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dengan para bakal calon kepala desa.
“Tentu saja kunjungan ini merupakan agenda silaturahmi dari Forkopimcam Bojongmangu secara resmi, sekaligus dalam suasana santai sambil bincang-bincang dengan para bakal calon,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pada 11 September 2026 akan digelar deklarasi damai Pilkades serentak di wilayah Kecamatan Bojongmangu.
Sementara bagi kepala desa yang kembali mencalonkan diri, masa cuti berlaku mulai 9 hingga 21 September 2026 dan akan kembali aktif pada 22 September 2026.
Ditempat yang sama, Kapolsek Bojongmangu, IPTU Anwar Sanusi, SH, mengatakan kunjungan kepada para bakal calon kepala desa merupakan bagian dari upaya mempererat komunikasi sekaligus membangun komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
“Pada intinya silaturahmi dengan para bakal calon ini untuk mempererat komunikasi. Mari kita jaga keamanan dan ketertiban, karena para bakal calon, kader, dan simpatisan semuanya bersaudara,” kata Anwar.
Ia juga meminta setiap kegiatan kampanye terbuka yang dijadwalkan pada 14, 15, dan 16 September 2026 dikoordinasikan dengan panitia.

“Silakan koordinasikan dengan panitia, kemudian akan dikomunikasikan dengan Forkopimcam sehingga pengamanan dapat dilakukan,” ujarnya.
Anwar mengimbau seluruh pihak untuk saling menghormati dan tidak mudah terpancing selama proses Pilkades berlangsung.
“Mari kita saling menghormati satu sama lain. Kalau memang sudah nasibnya, pasti akan menjadi kepala desa tahun 2026 ini,” katanya.
Kapolsek juga mengingatkan agar seluruh spanduk dan alat peraga kampanye sudah dibersihkan pada 17 dan 18 September 2026.
“Yang membersihkan tentu saja yang memasang spanduk,” tegasnya.
Salah satu bakal calon kepala Desa Bojongmangu, Ibut Jari, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Desa Bojongmangu, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Forkopimcam.
“Terima kasih atas kunjungannya. Kami mohon arahan dan saran dari Pak Camat dan Pak Kapolsek,” ujar Ibut.
Ia mengakui bahwa menjelang tahapan Pilkades, gesekan di tengah masyarakat mulai muncul. Karena itu, ia meminta arahan agar seluruh proses dapat berjalan dengan baik dan tetap menjaga hubungan antarwarga.
“Mulai sekarang gesekan-gesekan itu sudah ada. Seperti kulit bawang, apa pun yang dilakukan sepertinya dilihat dan diketahui. Maka kami mohon arahan dan masukan agar pelaksanaannya dapat berjalan sesuai harapan seluruh warga,” tuturnya.
Ibut juga menyampaikan persoalan terkait adanya warga yang bekerja di perusahaan dan dijadwalkan mengikuti kegiatan gathering pada 20 September 2026, bertepatan dengan hari pemungutan suara.
“Tolong Pak, ini agar menjadi perhatian. Ada warga kami yang bekerja di perusahaan dan akan melaksanakan kegiatan gathering pada tanggal 20 September 2026, berbarengan dengan pelaksanaan pemungutan suara. Kami berharap warga yang memiliki hak pilih tetap dapat memberikan hak suaranya,” ujarnya.
Selain itu, Ibut mempertanyakan situasi pada 9 September 2026, saat penetapan calon dan pengambilan nomor urut. Menurutnya, sejumlah simpatisan berencana hadir sehingga berpotensi terjadi pengerahan massa.
Ia juga meminta penjelasan terkait status cutinya setelah tahapan penetapan calon dan pengambilan nomor urut, termasuk kesiapan menghadapi tahapan kampanye yang kemungkinan kembali melibatkan massa pendukung.
Ibut berharap seluruh tahapan Pilkades Desa Bojongmangu dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan sukses tanpa menimbulkan permasalahan di tengah masyarakat.
Reporter : Agus/Manah









