Hari Kelima Monitoring, Forkopimcam Bojongmangu Silaturahmi dengan Tiga Bacalon Kades Sukabungah

KABAR DESADIBACA : 236 KALI

BOJONGMANGU, Tarumanegaranews.id — Memasuki hari kelima sekaligus hari terakhir monitoring, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bojongmangu melakukan silaturahmi dengan tiga bakal calon (bacalon) Kepala Desa Sukabungah, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Selasa (8/9/2026).

Ketiga bacalon yang dikunjungi yakni Anda Wijaya alias Ki Golun, Maman Kurmana, dan H. Ituy.

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Bojongmangu Shobirin bersama Sekretaris Kecamatan (Sekcam) dan jajaran, Panitia Pemilihan Kepala Desa (Panpilkades), Badan Permusyawaratan Desa (BPD) beserta jajaran, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa.

Sebelumnya, Forkopimcam Bojongmangu telah melakukan monitoring dan silaturahmi kepada 15 bacalon kepala desa yang tersebar di lima desa. Rinciannya, Desa Karangindah sebanyak empat bacalon, Karangmulya tiga bacalon, Bojongmangu tiga bacalon, Sukamukti dua bacalon, dan Medalkrisna tiga bacalon.

Camat Bojongmangu Shobirin mengatakan, sesuai tahapan Pilkades, penetapan bakal calon menjadi calon Kepala Desa akan dilakukan oleh panitia pada Rabu, 9 September 2026.

Menurutnya, monitoring dan silaturahmi sengaja dilakukan saat para peserta masih berstatus bakal calon. Hal tersebut dilakukan karena setelah penetapan menjadi calon, rangkaian tahapan Pilkades akan semakin padat.

“Kenapa kita memutuskan kunjungan itu masih bakal calon, bukan setelah penetapan? Karena setelah menjadi calon, agendanya padat sekali,” ujar Shobirin.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan monitoring dan silaturahmi hari kelima sekaligus terakhir Forkopimcam kepada para bakal calon Kepala Desa di wilayah Kecamatan Bojongmangu.

Forkopimcam Bojongmangu berharap seluruh rangkaian pelaksanaan Pilkades dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif, khususnya pelaksanaan pemungutan suara yang dijadwalkan pada 20 September 2026.

Shobirin juga mengingatkan seluruh bakal calon dan masyarakat agar siap menerima apa pun hasil Pilkades nantinya.

“Dari hasil tanggal 20 September, mudah-mudahan bisa diterima oleh seluruh calon. Ada yang menang dan ada yang kalah. Kita sebagai manusia biasa harus menerima itu, karena sudah digariskan oleh Allah SWT siapa yang menjadi Kepala Desa Sukabungah tahun 2026 ini,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa setiap manusia memiliki ketentuan masing-masing dalam kehidupan.

“Bukan saja Pilkades yang telah ada ketetapannya, jodoh, hidup dan mati pun kita sudah ditentukan oleh Allah SWT. Kita bukan malaikat dan bukan binatang, tapi manusia bisa lebih baik dari keduanya,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Sukabungah, Asim Supriadi, mengatakan seluruh bakal calon di Desa Sukabungah sejauh ini telah memenuhi persyaratan. Panitia kini tinggal menunggu apabila terdapat pengaduan dari masyarakat.

“Semua bakal calon di Sukabungah sudah memenuhi syarat, tinggal menunggu aduan masyarakat. Jika tidak ada, besok tanggal 9 September kami akan menetapkan calon,” kata Asim.

Ia menjelaskan, panitia juga telah menyiapkan tata tertib untuk pelaksanaan penetapan calon yang akan berlangsung pada 9 September 2026.

Dalam kegiatan tersebut, panitia membatasi jumlah orang yang dapat masuk ke ruangan. Masing-masing bacalon diperbolehkan membawa hingga 50 orang, namun yang dapat masuk ke ruangan untuk mengikuti kegiatan penetapan dan pengundian nomor urut hanya 15 orang.

“Selain penetapan bakal calon menjadi calon besok kita juga sekaligus pengundian nomor urut,” ujarnya.

Terkait pelaksanaan kampanye terbuka, Asim menyebutkan hingga saat ini belum terdapat kesepakatan dari seluruh calon mengenai teknis pelaksanaannya.

Berdasarkan tahapan yang telah ditetapkan, kampanye terbuka akan berlangsung pada 14, 15, dan 16 September 2026. Selanjutnya, 17, 18, dan 19 September merupakan masa tenang, sebelum pemungutan suara dilaksanakan pada 20 September 2026.

Asim berharap seluruh calon dapat menjaga keamanan dan kondusivitas selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.

“Semua calon diharapkan untuk menjaga kondusivitas. Nanti siapa pun yang terpilih menjadi Kepala Desa, semua calon dapat menerimanya,” pungkasnya.

Selain monitoring dan silaturahmi, Forkopimcam Bojongmangu juga merencanakan Deklarasi Damai Pilkades yang akan digelar di Kantor Kecamatan Bojongmangu pada Jumat pagi, 11 September 2026.

Deklarasi tersebut diharapkan menjadi momentum bersama bagi seluruh calon, panitia, serta unsur terkait untuk berkomitmen menjaga pelaksanaan Pilkades agar berlangsung aman, damai, lancar, dan kondusif.

Reporter: Manah/Agus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *