Kwarran Bojongmangu Gelar Jamran ke-10, Ajak Peserta Jadi Pramuka Mandiri Berkarakter

PENDIDIKANDIBACA : 89 KALI

BOJONGMANGU, Tarumanegaranews.id – Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Bojongmangu menggelar Jambore Ranting (Jamran) ke-10 dengan mengusung tema “Pramuka Mandiri Berkarakter”. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu, 25–27 September 2026, di Bumi Perkemahan Karang Kitri, Desa Karangmulya, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi.

Jamran ke-10 ini diikuti sekitar 500 peserta yang berasal dari 20 SD/MI dan 5 SMP/MTs se-Kecamatan Bojongmangu.

Ketua Kwarran Gerakan Pramuka Bojongmangu, Nandang Kusnandar, mengatakan pelaksanaan Jamran tahun ini memiliki waktu persiapan yang cukup terbatas. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat panitia untuk mempersiapkan kegiatan secara maksimal.

“Ya, meskipun Jamran yang sekarang agendanya mepet. Karena di Bojongmangu setiap kegiatan yang terlibat orangnya masih yang sama. Walaupun mepet, panitia tetap melakukan persiapannya maksimal. Mudah-mudahan hasilnya juga maksimal,” kata Nandang.

Menurutnya, jumlah peserta Jamran tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya. Jika tahun lalu jumlah peserta berada di kisaran 450 orang dengan sekitar 17 sekolah, tahun ini jumlahnya meningkat menjadi sekitar 500 peserta.

“Kalau peserta alhamdulillah ada peningkatan. Tahun kemarin kurang lebih 450 ke bawah, tahun sekarang insya Allah bisa sampai 500 peserta. Karena tahun kemarin itu kisaran 17 sekolah, sekarang SD/MI dan SMP/MTs bisa sampai 20 sekolah. Mudah-mudahan kegiatannya lancar dan sukses,” ujarnya.

Nandang menjelaskan, Jamran menjadi momentum bagi setiap gugus depan untuk berpartisipasi sekaligus memberikan pengalaman kepada peserta didik melalui berbagai kegiatan kepramukaan.

Ia berharap tema “Pramuka Mandiri Berkarakter” dapat diwujudkan dalam kehidupan peserta, khususnya dalam membangun sikap mandiri, tangguh, sopan, peduli terhadap lingkungan, mencintai orang tua, serta mampu menghormati sesama.

“Tadi salah satunya mandiri. Jadi selesai Jamran ini peserta bisa menjadi individu yang mandiri, yang tangguh, yang sopan, yang saling cinta alam, cinta kepada orang tua, bisa saling menghormati. Lebih baik lagi secara karakter,” tuturnya.

Selain pembentukan karakter, Nandang juga berharap Jamran menjadi ruang bagi para peserta untuk memperluas pertemanan dan belajar berinteraksi dengan peserta dari sekolah lain.

“Di Jamran bisa dapat banyak ilmu dan banyak teman di sini, dan bisa berinteraksi. Belajar berinteraksi, mencari teman, jangan sampai tidak kenal. Nanti beda tenda, mentang-mentang beda sekolah, tapi tidak pernah kenal. Mudah-mudahan dari Jamran bisa saling kenal dengan teman-teman sekolah lain,” katanya.

Ia juga berharap dukungan terhadap kegiatan kepramukaan tidak hanya diberikan saat pelaksanaan Jamran, tetapi dilakukan secara berkesinambungan di lingkungan sekolah.

“Secara global, semoga berbagai pihak bisa lebih antusias lagi dalam men-support dan membantu. Dari sekolah-sekolah dengan latihan Pramuka bukan hanya di kegiatan Jamran saja. Seharusnya berkesinambungan, tiap minggu ada latihan Pramuka sehingga lebih berprestasi lagi,” jelasnya.

“Intinya saya minta lebih baik dan lebih banyak lagi keterlibatan semua unsur dalam membantu peserta didik kita dalam mewujudkan karakter yang baik, khususnya karakter yang sudah dicantumkan di Pramuka, demi perkembangan dan kemajuan kita bersama,” sambung Nandang.

Sementara itu, Sekretaris Camat (Sekcam) Bojongmangu, Endan Setiaganda, yang mewakili Camat Bojongmangu, menyampaikan bahwa kegiatan Jamran bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta untuk belajar, bertumbuh, membangun persahabatan, dan membentuk karakter.

“Karena dalam setiap tantangan, ada pelajaran. Dalam setiap perlombaan, ada pengalaman, dan dalam setiap kebersamaan, ada kenangan yang suatu hari nanti akan kalian rindukan,” ujar Endan.

Ia mengatakan, kegiatan kepramukaan dapat menjadi salah satu ruang untuk menumbuhkan calon pemimpin masa depan yang tidak hanya memiliki kemampuan, tetapi juga kepedulian terhadap sesama.

“Kalian mungkin belum menyadarinya sekarang, tetapi bisa jadi dari tempat inilah tumbuh calon pemimpin masa depan. Pemimpin yang bukan hanya pintar berbicara, tetapi juga mampu bekerja, bukan hanya ingin menjadi yang terdepan, tetapi mau membantu teman yang tertinggal,” katanya.

“Bukan hanya berani menghadapi tantangan, tetapi juga memiliki hati untuk peduli kepada sesama. Itulah Pramuka yang kita harapkan, Pramuka yang mandiri dalam sikap, kuat dalam menghadapi tantangan, dan baik dalam karakter,” lanjutnya.

Kepada seluruh peserta, Endan berpesan agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, menjaga kekompakan, menghormati pembina dan pendamping, serta menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap perlombaan.

“Ikuti setiap kegiatan dengan penuh semangat. Hormati kakak pembina dan pendamping. Jaga kekompakan antarregu dan gugus depan. Berlombalah dengan sportif, menang dengan rendah hati, dan ketika belum berhasil, terimalah dengan lapang hati,” pesannya.

Menurutnya, keberhasilan sebuah jambore tidak semata-mata diukur dari jumlah piala yang dibawa pulang peserta, melainkan dari perubahan positif yang diperoleh selama mengikuti kegiatan.

“Karena sesungguhnya yang paling penting dari sebuah jambore bukan siapa yang pulang membawa piala, tetapi siapa yang pulang membawa perubahan dalam dirinya,” ungkapnya.

Endan berharap Jamran ke-10 menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta dalam membangun keberanian, kemandirian, kedisiplinan, ketangguhan, dan karakter.

“Jadikan Jambore Ranting ke-10 ini sebagai ruang untuk belajar, bertumbuh, bersahabat, dan membangun keberanian. Tunjukkan bahwa Pramuka Bojongmangu adalah Pramuka yang mandiri, disiplin, tangguh, berkarakter dan selalu siap mengabdi,” katanya.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Endan secara resmi membuka Jambore Ranting (Jamran) Kwarran Gerakan Pramuka Bojongmangu ke-10 dengan tema “Pramuka Mandiri Berkarakter”.

“Selamat mengikuti jambore, selamat berpetualang, selamat belajar dan yang paling penting, selamat menikmati setiap prosesnya. Jadikan hari ini cerita indah yang akan kalian bawa sampai dewasa nanti,” pungkasnya.

Reporter : Manah/Agus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *