SERANG BARU, Tarumanegaranews.id – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi menyalurkan bantuan pangan dalam rangka Intervensi Kewaspadaan Pangan dan Gizi kepada 200 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Nagacipta, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Kamis (8/10/2026).
Penyaluran bantuan yang berlangsung di Aula Desa Nagacipta tersebut dihadiri Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi Arnoko Indakto bersama Penjabat (Pj) Kepala Desa Nagacipta Budi Yuwono serta jajaran pemerintah desa dan para penerima manfaat.
Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi Arnoko Indakto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Intervensi Kewaspadaan Pangan dan Gizi Kabupaten Bekasi tahun 2026.
Ia menyampaikan permohonan maaf dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi yang tidak dapat hadir secara langsung karena pada waktu bersamaan harus mendampingi Ibu Plt Bupati Bekasi dalam kegiatan Gerakan Konsumsi Makan Protein dan Sayuran (Gempur) di Kantor Kecamatan Serang Baru.
“Plt Kepala Dinas menugaskan saya untuk membuka kegiatan penyaluran bantuan pangan pada hari ini,” ujar Arnoko.
Menurutnya, pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang sangat penting. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Ketahanan Pangan berkomitmen memastikan masyarakat, khususnya kelompok yang berada dalam kondisi rentan dan rawan pangan, tetap memperoleh akses pangan yang cukup, aman, dan bergizi.
Berdasarkan hasil analisis Sistem Peringatan Dini Kerawanan Pangan dan Gizi Kabupaten Bekasi tahun 2026 serta Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan tahun 2025, Desa Nagacipta menjadi salah satu wilayah prioritas untuk mendapatkan intervensi pangan.
“Kondisi tersebut menjadi perhatian kita bersama, khususnya dalam menghadapi dampak kekeringan dan perubahan harga pangan yang dapat memengaruhi akses masyarakat terhadap pangan yang cukup dan bergizi,” katanya.
Dalam penyaluran tersebut, sebanyak 200 KPM yang telah melalui proses verifikasi pada 28 September 2026 menerima bantuan berupa beras 5 kilogram, telur 1 kilogram, dan minyak goreng 2 liter.
Arnoko berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban keluarga rentan dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Terlebih, bantuan juga diharapkan mendukung pemenuhan kebutuhan gizi keluarga, khususnya yang memiliki balita, ibu hamil, maupun ibu menyusui.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Nagacipta yang telah memfasilitasi kegiatan, termasuk kepada para ketua RT dan RW yang membantu proses pendataan serta pengusulan calon penerima manfaat.

“Terima kasih juga kepada tim verifikasi ketahanan pangan yang telah melaksanakan proses verifikasi, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam persiapan dan penyelenggaraan kegiatan ini,” tuturnya.
Arnoko mengajak seluruh pihak turut mengawal penyaluran bantuan agar berlangsung tertib, transparan, tepat sasaran, dan berintegritas. Ia menegaskan bantuan harus benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak dan tidak boleh ada pungutan liar, pemotongan, maupun penyalahgunaan wewenang.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk partisipasi Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam memperkuat kewaspadaan terhadap kerawanan pangan dan gizi sekaligus menjaga akses masyarakat terhadap pangan.
“Melalui intervensi ini, kita berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mencegah peningkatan kerawanan pangan dan gizi, menjaga pemenuhan konsumsi pangan bergizi bagi keluarga, serta mengurangi dampak perubahan harga pangan terhadap pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Pj Kepala Desa Nagacipta Budi Yuwono menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi karena Desa Nagacipta dipilih sebagai salah satu lokasi penyaluran bantuan.
Menurut Budi, bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi warga, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil dan adanya dampak kemarau panjang.
“Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya karena Desa Nagacipta mendapatkan bantuan pangan, khususnya untuk warga kami yang saat ini kondisi ekonominya belum stabil. Ditambah adanya permasalahan kemarau yang cukup panjang. Tentunya bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga,” kata Budi.
Ia menilai jumlah penerima sebanyak 200 KPM merupakan bantuan yang cukup besar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Nagacipta.
Budi juga mengapresiasi jajaran Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi yang tetap hadir dan memastikan proses penyaluran berjalan meskipun pada hari yang sama terdapat kegiatan lain di Kecamatan Serang Baru.
Ia berharap seluruh proses pembagian bantuan dapat berjalan lancar, tertib, dan tepat sasaran.
“Kami berharap penyalurannya berjalan lancar dan seluruh bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang memang berhak,” pungkasnya.
Reporter : Manah/Agus






