Hari Pertama Ujian Siswa SMK Berbasis Komputer, Belum Ada Laporan Gangguan

EVENT, PENDIDIKANDIBACA : 1.856 KALI

KOTA BEKASI – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat belum menerima laporan gangguan pada pelaksanaan hari pertama Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Senin, 11 Maret 2019 ini, semua SMK di Jawa Barat serentak melaksanakan USBN berbasis komputer.
Kepala Bidang Pendidikan Menengah Kejuruan (PMK) Dinas Pendidikan Jawa Barat Dodin Rusmin Nuryadin mengatakan, belum ada laporan adanya gangguan teknis pelaksanaan USBN maupun masalah lain.
“Sejauh ini belum ada laporan,” kata Dodin  Senin, 11 Maret 2019. Dodin bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK melakukan pemantauan di Kota Bekasi.
Ia menyebutkan, ada 2.900 SMK di Jawa Barat saat ini. Semuanya sudah menyelenggarakan USBN berbasis komputer.
Pada ujian ini, server yang digunakan berada di masing-masing sekolah. “Jadi tidak ada koneksi dari pusat atau lainnya,” ujarnya.
Dari segi teknis, belum ada laporan gangguan yang menghambat jalannya USBN hari pertama ini. USBN SMK ini dilaksanakan sampai 18 Maret mendatang.
Dodin menambahkan, di masing-masing kabupaten atau kota telah dibentuk panitia. Jika ada gangguan maupun persoalan yang timbul, bisa dilaporkan secara berjenjang.
“Ada Kepala Cabang Dinas, di masing-masing kabupaten kota juga ada pengawas, MKKS. Bisa dilaporkan secara berjenjang. Saya berharap permasalahan bisa diselesaikan di MKKS,” ujarnya.
Setelah USBN, siswa SMK akan menjalani Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang akan digelar pada 25-28 Maret 2019. Setelah itu baru digelar ujian praktek.(*/amh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *