CIKARANG PUSAT – Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi, M. Nuh akhirnya dilantik menjadi anggota DPRD Kabupaten Bekasi. Dia menggantikan posisi Zaenuddin yang mengundurkan diri dari anggota dewan.
“Ya saya ditempatkan di komisi I, salah satunya soal pemerintahan,” kata M.Nuh, beberapa waktu lalu.
Pentolan PKS Kabupaten Bekasi itu mengakui belum memastikan langkah apa saja yang akan dilakukan disisa jabatan anggota dewan periode ini. Namun, dia menyorot soal lambatnya pembuatan e-KTP sampai saat ini.
“Ya KTP itu kan sangat penting untuk masyarakat, karena untuk mengurus sesuatu seperti ke Bank dan lainnya itu memakai KTP, ini yang masih menjadi persoalan d Kabupaten Bekasi,” jelasnya.
Nuh yakin, seharusnya persoalan e-KTP ini tidak berlarut-larut. “Ya orang kalau mau daftar di facebook atau medsos saja cepat, apalagi daftar e-KTP ini sangat penting, jangan lama-lama,” katanya.
Dia juga mendengar jika persoalan e-KTP di Kabupaten Bekasi disebabkan soal lambatnya blanko yang diterima dari pusat. Makanya, persoalan identitas penduduk ini tidak lepas dari pemerintah pusat.
Meski begitu, Nuh yakin jika persoalan e-KTP bisa terselesaikan dengan baik. Dengan begitu tidak ada lagi masyarakat yang harus mengantri lama pembuatan identitas kependududkan.
“Jadi saya berharap tidak ada lagi masyarakat yang antre soal pembuatan e-KTP, sebab ini menyangkut kepentingan masyarakat juga. Jadi ya nanti sy juga ingin tahu persoalan apa sehingga bikin e-KTP ini lama,” tandasnya. (*/amh)










