Persikasi Ditahan Imbang PSKC Cimahi

Tak BerkategoriDIBACA : 1.146 KALI

CIKARANG TIMUR – Melakoni laga perdana, pada putaran kedua grup B Liga 3 Jalapa 2019 Regional Jabar Minggu (22/09/2019) Persikasi menjamu jawara bertahan PSKC Cimahi yang pada putaran pertama mengalahkan  Persikasi 1-0 di Stadion Arcamanik, Kabupaten Bandung pekan lalu.

Tampil dengan skuad penuh Persikasi berharap tuah tuan rumah serta dukungan penuh penonton mampu membalas kekalahan atas PSKC Cimahi. Begitu juga PSKC asuhan Roby Darwis ini berharap mampu membawa pulang sempurna nilai tiga.

Sejak pluit awal dibunyikan tim tamu mencoba mengurung pertahanan Persikasi dengan kawalan Kapten Khokok Roniarto (87) membuat pasukan Coach Rici Fauzi kerepotan. Meski begitu Persikasi berhasil membalas dengan serangan balik dan tendangan jarak jauh Angga Irawan pada menit ke-10 tipis diatas mistar gawang Taopik Hidayat (22).

Hingga 15 babak pertama berlangsung PSKC menguasai pertandingan dan sesekali Persikasi membalas dengan serangan balik. Dan jual beli serangan berkangsung hingga menit ke-28. Dan puncaknya pada menit ke-30 lewat skema umpam satu dua M Rikza Syahwali berhasil membobol gawang Bagus Kurniawan. PSKC unggul 1-0 atas Persikasi.

Tersentak dengan gol PSKC, Persikasi meningkat daya gedor melalui sayap kanan Irfan Tuasalamony, namun sayang umpan Irfan tak mampu dimaksimalkan Fadly. Begitu juga dengan peluang emas Angga Irawan yang sudah berhadapan penjaga gawang tak bisa dikonversi menjadi gol dan sepakannya masih bisa ditepis Taopik Hidayat. Kedudukan 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua Persikasi mengambil insiatif menyerang melalui dua sayap lantaran ketatnya pertahanan PSKC terutama kawalan center bek yang sulit dilewati. Gempuran yang terus mengalir membuat konsentrasi barisan belakang PSKC terpecah hingga terjadi kemelut dikotak penalty sepakan Irfan mengenai tangan Kapten Khokok Roniarto (87) dan wasit menghadiahi tendangan penalti untuk Persikasi pada menit ke-55.

Angga Irawan tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut tendangannya mampu mengecoh penjaga gawang PSKC, kedudukan 1-1 .

Kondisi ini membuat PSKC membalas dengan gempuran namun tensi Persikasi yang sudah naik nyaris menguasai pertandingan pada babak kedua. Sayang beberapa peluang emas tidak bisa dikonversi menjadi gol. Buruknya penyelesain akhir Persikasi membuat peluang emas tersebut menjadi sia-sia bahkan pada menit ke 71- terjadi kemelut di gawang PSKC membuat penjaga gawang Tapoik Hidayat jatuh bangun.

Dan disisa 15 terakhir PSKC bangkit dan menguasai pertandingan serangan sporadis dilancarkan namun hingga peluit panjang ditipu kedudukan imbang 1-1 dan kedua tim harus berbagi angka satu.

Asisten Pelatih PSKC Nurjati mengatakan sercara kualitas ia mengaku pemainnya masih diatas Persikasi namun faktor penonton dan tuan rumah, PSKC harus jatuh bangun menyelamatkan gawangnya.

“Kita akui pemain kita agak gugup tapi secara kualitas saya kita masih bagus. Faktor penonton itu juga menentukan,”ujarnya

Ia juga mengaku belum memainkan pemain yang baru direkrut pada jendela transper lantaran masih didaftarkan dan baru akan dimainkan pada Kamis depan melawan Kabo Mania.

Sementara itu Pelatih Persikasi Rici Fauzi mengaku tingkat permainan anak asuhnya lebih baik dari laga terakhir melawan PSKC. Dan bobolnya gawang Persikasi ia mengaku memang gol PSKC juga berkulitas.

“Ini laga besar dan saya lihat anak-anak juga sudah bangkit meski tidak bisa memenuhi target untuk mendapatkan point penuh. Tapi ini pertandingan yang berharga bagi Persikasi,”terangnya. (taj)

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *