CIKARANG TIMUR- Kabag Ops. Polres Metro Bekasi AKBP YS Muryono memimpin rapat kordinasi menjelang peringatan HUT PGRI Ke-74 dan Peringatan Hari Guru Nasional di Media Centre, Stadion Wibawa Mukti, Kelurahan Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur,
CIKARANG TIMUR- Kabag Ops. Polres Metro Bekasi AKBP YS Muryono memimpin rapat kordinasi menjelang peringatan HUT PGRI Ke-74 dan Peringatan Hari Guru Nasional yang akan dilaksanakan pada Sabtu (30/11/2019). Rapat diadakan di Media Centre, Stadion Wibawa Mukti, Kelurahan Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (19/11/2019) .
Ketua Umum PB PGRI Prof Unifah Rosidy mengatakan bahwa sangat percaya Stadion Wibaa Mukti di jadikan lokasi peringatan HUT PGRI, apalagi stadion ini juga akan digunakan venue Piala Dunia U-20.
“Undangan kepada Presiden sudah kita layangkan melalui Mensesneg. Acara utama sekitar pukul 10.00 Wib, maka dari itu acara harus ditarik mundur dan Pukul. 09.00 Wib Selesai dan menuggu Presiden,” kata Unifah.
“Kita harus street kepada acara dan pra acara, temen-temen dari daerah harus sudah masuk Pukul. 06.30 Wib. Kementerian sudah menyiapkan rumah belajar dari PGRI dan akan di tampilkan kan video yang berkaitan dengan teknologi serta akan ada Satya lencana bagi guru-guru yang menjadi pemenang lomba,”tambahnya.
Menurutnya, rencana Presiden berada di lokasi sekitar 45 menit, termasuk pemberian Satya lencana sekitar 70 Orang. “Kami juga sudah melaporkan dari tanggal 30 November sudah menjadi agenda, namun kita harus siap dengan segala kemungkinan yang sifatnya situasional. Untuk keamanan dan penanggung jawab dari setiap daerah clear tidak membawa apa-apa, spanduk, bendera, jaga nama baik PGRI dan daerah masing-masing,”ujarnya.
Sementara itu Kabag Ops. Polres Metro Bekasi AKBP YS Muryono pihaknya meminta data dan lokasi penginapan tamu guna pengamanan dan pengawalan.
“Posisi dari masing-masing provinsi dimana dan kemana guna kita lakukan pengamanan dan pengawalnya. Antisipasi dari 34 ribu ada satu orang saja bisa merusak kegiatan kita, karena dari beberapa pengalaman di daerah lain, mari semua berperan sehingga acara kondusif, di persiapan terakhir nanti dengan pasmpres,”jelas AKBP YS Muryono.
Ia juga menghimbau untuk parkir dan mobil pribadi dan undangan yang terlambat, karena dari parkir sekitar 2 kilo meter, dikarenakan di lokasi tersebut sedikit kapasitas kendaraan yang bisa masuk.
“Ada alternatif yang menjadi lokasi parkir, yaitu di Meikarta, teknis nya nanti kita atur bersama, karena permasalahan parkir akan menjadi permasalahan sendiri. Untuk masing-masing wilayah harus ada kordinator dan tanda pengenal dari masing-masing wilayah agar tidak kecolongan yang oknum menyamar menjadi guru,”imbuh dia .
Masih dikatakan dia, bahwa sabotase jangan sampai terjadi, jangan sampai pada saat Presiden RI hadir, listrik mati, sampah dan lainnya.
“Hal yang akan kami amankan adalah Orang, Barang, Tempat dan kegiatan, pengamanan jalur tol di JPO, gerbang tol di titik rawan kemacetan di sepanjang wilayah Kabupaten Bekasi. Untuk informasi beberapa ploting pengamanan dengan jumlah personil sekitar seribu personil dari berbagai fungsi,”tutupnya. (ari/taj)






