CIKARANG PUSAT – Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi berharap Pilkades serentak 16 Desa di Kabupaten Bekasi pada 19 April 2020 berjalan kondusif dan menjadi demokrasi yang ceria dan bahagia bagi masyarakat.
Hal itu dikatakan Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Budiyono kepada FORMENEWS.ID, Rabu (26/02/2020). “Jadikanlah Pilkades ini pesta demokrasi yang mandiri, hepi, ceria dan bukan jadi beban gontok-gontokan politik di desa,” kata Budiyono.
Menurut dia dari hasil kunjungan Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi dilapangan, perihal sikronisasi persiapan Pilkades di Kecamatan Tambun Selatan, Cikarang Utara, Cikarang Selatan sudah matang.

“Ada beberapa masukan dari temen penyelenggara yaitu BPD baik pihak kecamatan tentang anggaran yang tidak merata. Kita juga mempertanyakan rumusan tidak meratanya anggaran tersebut,” kata dia.
Ia juga menjelaskan bahwasannya para penyelenggara Pilkades sendiri sudah siap mengadakan perhelatan demokrasi tingkat desa tersebut dan dari laporan yang ia terima dari panitia, untuk persiapan sudah dimatangkan panitia dari jauh-jauh hari.
“Tentang kesiapan persiapan Pilkades sendiri mayoritas penyelenggara ini sudah sangat siap,” paparnya.
Ia pun menekankan dalam perhelatan Pilkades tersebut tidak dipungut biaya sepeserpun, jika ada temuan itu Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi akan melakukan tindakan tegas.
“Komisi I menekankan tidak dipungut biaya sepersen pun, jika ada pungutan segera lapor,” tutur Budiyono yang juga Ketua Perindo Kabupaten Bekasi.
Budiyono berharap pada Pilkades itu juga lahir para pemimpin yang siap bekerja dan mengabdi bagi masyarakat desa untuk memajukan desa yang pimpin.
“Harapannya pilkades serentak ini bisa lahir pemimpin yang berkompeten agar bisa membuat desa maju yang ia pimpin dan tidak ada gejolak kedepannya,” tandasnya. (taj/adv)

BUDIYONO







