CIKARANG– Dalam upaya pencegahan terjadinya penyebaran virus corona atau COVID-19 di lingkungan, BPJS Kesehatan Cikarang, terus melakukan pencegahan dengan melakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan di seluruh ruangan dan fasilitas gedung. Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cikarang, Nurifansyah mengatakan kegiatan pembersihan dan penyemprotan disinfektan ini guna melindungi peserta dan juga karyawan yang berada di kantor tersebut.
“Kegiatan pembersihan dan penyemprotan disinfektan pada seluruh ruangan dan fasilitas di kantor BPJS Kesehatan Cikarang sudah kami lakukan sejak merebaknya wabah COVID-19 di Indonesia. Penting sekali untuk menjaga agar peserta maupun karyawan terhindar dari virus ini,” ujar Nurifansyah, Selasa (31/03).
Tak hanya menyemprotkan disinfektan, pihaknya juga telah menyediakan cairan anti septik tangan atau hand sanitizer di setiap sudut ruangan serta memberikan masker kepada seluruh pegawainya terutama kepada petugas front liner, security, maupun cleaning service.
“Kami utamakan petugas front liner untuk mendapatkan masker karena mereka adalah garda terdepan dalam memberikan pelayanan yang berinteraksi langsung dengan peserta,” sambung Nurifansyah.
BPJS Kesehatan Cabang Cikarang juga melakukan berbagai upaya dalam mencegah penyebaran COVID-19 seperti dengan menerapkan social distancing dengan memberikan pengaturan jarak bagi peserta pada kursi tunggu di ruangan frontliner dan saat peserta awal memasuki area kantor.
“Agar jarak setiap orang tidak berdekatan, kami memberikan tanda silang sebagai bagian yang harus dikosongkan oleh setiap peserta yang mengantri dan duduk menunggu antrean layanan. Hal ini dilakukan dalam menghindari kerumunan serta jarak antar setiap orang,” tambahnya.
Salah satu peserta JKN-KIS yang berasal dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU), Deviana mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan Cikarang. Menurutnya langkah seperti ini harus diterapkan di setiap layanan publik.
“Penerapan social distancing di BPJS Kesehatan Cikarang ini mengungkapkan betapa aware nya mereka dalam menghadapi COVID-19 dan ini bagus sekali. Seharusnya pelayanan publik lainnya pun mengikuti langkah seperti ini, karena kita terkadang yang orang awam merasa perlu dengan adanya bantuan akan mengantisipasi virus ini,” ujar Deviana yang ditemui saat melakukan pengurusan perbaikan data di kartu BPJS- nya.
Di akhir pertemuannya Nurifansyah berpesan kepada seluruh peserta maupun pegawai untuk selalu membiasakan diri menjaga pola hidup sehat dan cuci tangan setelah beraktivitas.
“Kami mengingatkan kepada seluruh pegawai bahkan juga ke peserta yang datang agar menerapkan pola hidup sehat dan bersih serta rutin mencuci tangan menggunakan sabun atau anti septik tangan (hand sanitizer) untuk mencegah dari virus COVID-19. Harapannya tidak hanya menjadi pencegah agar dapat terhindar dari virus ini namun juga dapat membiasakan diri dari pola hidup bersih dan sehat,” tutup Nurifanysah. (HR/rr/amh)










