CIKARANG PUSAT – Ratusan pelaku seni menggeruduk Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk menyampaikan aspirasinya . Mereka menginginkan untuk bisa kembali tampil berkesenian di tengah pandemi Covid-19.
Ulis Setianto salah satu pekerja seni di bidang jaipongan yang menjadi perwakilan dalam Audensi mengatakan bahwa pada dasarnya kehadirannya adalah sebagi bentuk bentuk keprihatinan lantaran sudah hampir lima bulan ini pemasukan pelaku kesenian mengalami kosong.
“Tentu besar harapan dari aksi damai kami selaku pekerja di bidang kesenian di Kabupaten Bekasi bisa di terima oleh Kadispora, serta diizinkan kembali manggung, “ujarnya pada di Cikarang Pusat pada Kamis (16/07/2020)
Manakala ada kabar yang baik dengan diterimanya ijin untuk tampil kembali, ia mengaku, siap untuk menjalankan protokol kesehatan yang sesuai dengan arahan tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi.
“Yang penting kami bisa kembali tampil, dan dapur bisa ngebul, untuk protokol kesehatan kami akan mentaainya dan kami mohonkan juga surat tembusan dari pihak Pemda dan Kepolisian,”ujarnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pemuda Olah Raga dan Budaya Kabupaten Bekasi, Rahmat Atong mengatakan bahwa dirinya terbuka untuk menerima masukan termasuk juga menerima audiensi perwakilan forum pekerja seni se-Kabupaten Bekasi yang menginginkan bisa kembali tampil berkesenian di tengah pandemi Covid-19.
“Saya tidak sendirian tetapi di dampingi jubir tugas Covid-19 Pemkab Bekasi dr alamsyah, Kepolisian serta Pol PP dimana para pelaku kesenian yang ada di Kabupaten Bekasi sesungguhnya diperkenankan atau perbolehkan tampil berkesenian, “ujarnya di temui usai menerima Audiensi di Kantor Disbudpora, Cikarang Pusat pada Kamis (17/7/2020)
Tetapi ia meminta para seniman mengikuti prosedur protokol kesehatan dan harus memahami lokasi dia manggung karena ada beberapa tempat atau wilayah yang masih berstatus zona merah.
“Mereka boleh menampilkan keseniannya tetapi berada dalam zona yang aman atau disebut zona kuning dan zona hijau serta mendapatkan rekomendasi layak terlebih dahulu dari tim gugus tugas, serta tim akan mensurvei lokasi,”terangnya. (*/amh)





