Wamendes PDTT Dorong Pantai Bahagia Jadi Desa Wisata Berbasis Digital

BEKASI TERKINI, INFO KITA, KABAR DESADIBACA : 8.943 KALI

MUARAGEMBONG – Wakil Menteri Desa (Wamendes) Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Budi Arie Setiadi mendorong Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi menjadi desa wisata dan digital.

“Akses jalan ke Desa Pantai Bahagia harus dibangun, ditambah sinyal HP. Berarti harus dibangun dua titik tower. Tinggal diajukan dan akan dibantu oleh Kemendes agar Desa Pantai Bahagia menjadi desa digital,” ujarnya saat mengadakan kunjungan Kerja, di Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jum’at (10/7/2020).

Menurutnya percepatan teknologi, yang berguna bagi masyarakatnya termasuk ibu-ibu rumah tangga, harus dilakukan, untuk menunjang penjualan produk-produk sumber daya alam. Seperti ikan, kerang, udang, bandeng dan lainnya, dijual secara online, hal itu bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dan menambah pendapatan.

“Jika ingin berhasil dimasa pandemi ini harus bersama-sama dengan gotong royong. Bangun juga kreatifitas kita,” papar Wamendes.

Dikatakannya di setiap keliling desa di Indonesia, ia selalu mengatakan  ada tiga komponen kunci utama desa maju, kedua SDM-nya harus inovatif dan kreatifit serta ketiga harus ada partisipasi dari masyarakat.

“Jadi Kades, bukan hanya menyegarkan atau menyuburkan dan memakmurkan warga desanya, tapi harus bisa mensejahterakan. Sebab kalau warga desanya makmur dan sejahtera pasti kadesnya lebih sejahtera. Indonesia maju kalau desanya maju, desa maju Indonesia maju,” harapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Bekasi Hj. Ida Farida mengatakan potensi Desa Pantai Bahagia ini sangat besar untuk dikembangkan terutama pariwisatanya.  Ia bersama Bupati Bekasi telah berkomunikasi dengan seluruh kawasan yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Jadi potensi yang dimiliki desa ini nantinya akan dipertemukan dengan perusahaan-perusahaan, tinggal bagaimana suplai kita bisa ditingkatkan,”ujarnya

Adapun untu infrstruktur ia mengaku sudah berkoordinasi dengan perangkat daerah yang ada di Kabupaten Bekasi, termasuk untuk pembangunan infrastruktur penunjang akses jalan menuju Desa Pantai Bahagia.

“Harus berkoordinasi pula dengan pusat, tidak terlalu sulit karena kita tinggal berkomunikasi dengan Kemendes,” tutupnya.  (ags495/amh)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *