SERANG BARU – Dalam rangka pencegahan stunting, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, mengadakan rembuk stunting untuk membentuk Rumah Desa Sehat (RDS). Rencananya kegiatan tersebut akan dilaksanakan Tahun 2021.
“Rembuk stunting ini kita Musdes-kan dulu agar anggarannya dimasukkan di APBDes Tahun 2021 pada sehingga pengelolaan dan perencanaan kedepannya menjadi tertib serta tepat sasaran,”ujar Pj Kepala Desa Nagasari Darkim Nurseha kepada FORMENEWS.ID.
Dikatakannya setelah terbentuk RDS dalam rembuk stunting, ia berharap peserta dapat memahami seputar stunting, baik kader PKK maupun Kader Posyandu. Sehingga tidak timbul permasalahan terkait dengan perencanaan stunting di Tahun 2021.
“Program Stunting harus benar-benar diperhatikan, fokus dan tepat sasaran saat mengusulkannya, sehingga benar-benar menyentuh dan hasilnya nanti menjadi maksimal, bahkan Desa Nagasari menjadi nol Stunting,” tuturnya.
Sementara itu Sekcam Serang Baru Ajo menegaskan, kegiatan yang dilkasnakan bukan hanya rembuk Stunting ada juga acara Monev pembangunan desa. Dengan rembuk stunting diharapkan dapat memperkecil atau meminimalisir stunting terutama di Desa Nagasari.
“Dengan adanya rembuk stunting, saya berharap apa yang akan direncanakan dapat meningkatkan kualitas pertumbuhan anak-anak di Desa Nagasari,” tegasnya. (Agus/amh)






