CIKARANG PUSAT – Fraksi PAN DPRD Kabupaten Bekasi mendesak Pemkab Bekasi untuk segera memaksimalkan penyerapan APBD 2022 ini. Hal itu dikatakan Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Bekasi, H Jamil.
“Kami dari Fraksi PAN mendorong agar Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk dapat mempercepat penyerapan anggaran APBD dengan segera dan semaksimal mungkin,” kata Jamil.
Menurut dia, dengan adanya penyerapan tersebut pembangunan infrastruktur akan berjalan maksimal serta bisa dirasakan masyarakat da roda ekonomi masyarakat berjalan baik dengan adanya perputaran anggaran dimasyarakat.
“Masyarakat sekarang sudah pada Kritis atau pintar jadi saya selaku Anggota Dewan mendengar aspirasi dari masyarakat,” katanya.
Oleh karena itu ia bersama Fraksi PAN harapkan Pemkab Bekasi bisa bekerja secara maksimal, psalnya dengan penyerapan tersebut sangat dibutuhkan sekali untuk masyarakat.
“Hingga saat ini aspirasi yang saya terima dan kunjungan saya kelapangan jalan jalan udah rusak, berlobang dan saluran air yang mampet dan yang lainnya, ini perlu penanganan yang serius dan Cepat, mengingat kita mamasuki musim hujan, ” tandasnya.
Diketahui, APBD Kabupaten Bekasi tahun anggaran 2022 yang disepakati sebesar Rp. 6.396.296.895.014 (Rp 6,39 triliun) dapat mensejahterkan masyarakat walaupun secara bertahap.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi, mengatakan Pemerintah Kabupaten Bekasi, berupaya melakukan percepatan dengan analisa dan evaluasi (Anev) dan monitoring evaluasi (Monev)secara rutin untuk mengetahui progres realisasi dari setiap instansi.
“Itu setiap seminggu sekali setiap hari Selasa kita lakukan. Evaluasi apa yang menjadi sumbatan dan kendala,” ungkapnya.
Dedy menuturkan, memasuki semester pertama di Bulan Juni, realisasi anggaran merupakan hal penting untuk proses pemulihan ekonomi masyarakat.
“Ke depannya harus dilakukan percepatan, karena ini multiplier efect, kalau kita di awal tahun sudah melaksanakan kegiatan ini akan menumbuhkan percepatan ekonomi di masyarakat,” lanjutnya.
Dedy menandaskan sesuai arahan dari Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, Pemkab Bekasi menargetkan akhir Juli atau awal Agustus, prosentase realisasinya sudah mencapai 60 persen.
“Tapi ini tidak hanya belanja daripada anggaran saja, tapi kita juga akan menggenjot realisasi pendapatan,” tandasnya.(amh/pan)




