Pimpin Dispenda, Menjadi Ibu untuk Semua

CIKARANG PUSAT – Menjadi seorang ibu rumah tangga yang juga mengurus karier memang tidaklah mudah. Di Pemerintah Kabupaten Bekasi salah satu sosok wanita inspiratif yang mengurus keluarga juga sebagai kepala perangkat daerah (PD) adalah Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi Dra. Hj. Ani Gustini, MM.

Dia adalah seorang ibu yang memiliki dua orang anak perempuan dan sudah dikaruniai dua orang cucu ini, berhasil menyatukan peran sebagai seorang ibu rumah tangga dengan kariernya di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Dengan semangatnya yang pantang menyerah dan berdedikasi tinggi, Ani Gustini telah membuktikan dirinya sebagai salah satu wanita yang sukses menduduki salah satu jabatan penting di Pemkab Bekasi.

Dilantik secara resmi sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi oleh Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan pada 31 Oktober 2023. Ani berhasil membuktikan bahwa kesuksesan karier tanpa harus mengorbankan perannya sebagai seorang ibu.

Perjalanan kariernya yang panjang, di mulai ASN di Kabupaten Garut pada Tahun 1990 yang kemudian berpindah ke Kabupaten Bekasi pada Tahun 1997, saat itu kantor pemerintahannya masih berada di Kota Bekasi karena belum terjadi pemekaran wilayah.

Di Lingkungan Pemkab Bekasi, Ani terus berprogres dalam kariernya yang dibuktikan dengan promosi jabatan dari satu dinas ke dinas lainnya, bahkan dirinya juga aktif mengikuti open bidding jabatan pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan  Anak Kabupaten Bekasi.

“Alhamdulillah di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang tak terlupakan mungkin torehan berbagai prestasi untuk pemerintah daerah, salah satunya yang tadinya saya mengira mustahil tetapi pada akhirnya bisa kita raih. Yaitu Juara 1 Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS),” kenang Ani.

Setelah sukses di DP3A, barulah tugas berat yang baru diembankan oleh pemimpin daerah kepada dirinya untuk duduk sebagai Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi. Sebagai salah satu badan milik pemerintah daerah yang memiliki peran vital dalam menghimpun keuangan dari sektor perpajakan, serta berperan penting dalam mengumpulkan pendapatan asli daerah (PAD).

Sebagai pemimpin tertinggi di instansi vital, membutuhkan cara khusus dalam dalam menahkodai 183 pegawai yang ada di dalamnya. Menurutnya, pendekatan secara kekeluargaan kepada para pegawainya menjadi cara terbaiknya untuk dapat menjalin kedekatan baik secara personal maupun antar bidang yang ada. Bahkan dirinya juga tak segan untuk menjalin diskusi dari satu bidang ke bidang lainnya, untuk mengetahui dan mencari solusi bersama terkait kendala dan kesulitan yang dihadapi.

“Ada saatnya saya sebagai sosok seorang ibu. Ada saatnya saya sosok seorang pimpinan di sini. Jadi mereka bukan takut, tapi mereka lebih ini loh seorang ibu, perintah dari seorang ibu seperti itu. Jadi bagaimana seorang ibu mendidik anak-anaknya. Mungkin pelan-pelan karena disini kan sudah pada berpengalaman. Tapi saya juga harus bisa mengayomi mereka,” terang mantan Cikarang Timur dan Tambun Utara ini . (*/amh)

Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi, Dra. Hj. Ani Gustini, MM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *