BEKASI, Tarumanegaranews.id – Pemerintah Kabupaten Bekasi menggelar Upacara Peringatan Hari Jadi ke-75 Kabupaten Bekasi di Plaza Pemda Bekasi pada Jumat (15/08/2025). Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, di tengah suasana semangat pagi yang cerah. Peringatan tahun ini terasa istimewa karena bertepatan dengan ulang tahun ke-32 Bupati Ade Kuswara Kunang.
Dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat semangat gotong-royong dan kolaborasi dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bekasi.
“Pribadi kita masing-masing dimulai dari kesadaran kita sebagai para pemangku kepentingan di Kabupaten Bekasi,” ucap Bupati Ade membuka sambutannya.
Ia menegaskan bahwa dirinya bersama jajaran Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) berkomitmen membangun Kabupaten Bekasi dengan segenap jiwa dan hati demi terwujudnya pembangunan berkelanjutan.
– Seruan untuk Gotong Royong dan Sinergi
Bupati mengajak seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, OPD, serta mantan Bupati dan Wakil Bupati yang hadir, untuk tidak pernah meninggalkan tanggung jawab moril terhadap pembangunan daerah.
“Kabupaten Bekasi harus dibangun dengan gotong royong, dengan pikiran dan kontribusi dari semua pihak – baik yang masih menjabat maupun yang sudah purna tugas,” tegasnya.

– Komitmen pada Pemerataan dan Pelayanan Publik
Dalam sambutannya, Bupati juga menyampaikan perhatian khusus terhadap berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat, seperti masalah penerimaan peserta didik baru (PPDB). Ia menekankan perlunya koordinasi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat untuk mencari solusi permanen, termasuk mempercepat penambahan unit sekolah baru (USB).
Selain itu, ia memperkenalkan gagasan “Data Desa Presisi” sebagai landasan pembangunan berbasis data, yang akan mencakup sektor pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, serta infrastruktur.
– Penegakan Hukum dan Efisiensi Anggaran
Bupati meminta Inspektorat Kabupaten Bekasi untuk menegakkan aturan dan memastikan dana desa digunakan secara tepat sasaran. Ia menyoroti pentingnya kolaborasi anggaran antara APBD, dana desa, dan CSR dari sektor swasta.
“Kita tidak bisa hanya mengandalkan APBD yang sebagian besar terserap untuk belanja pegawai. Solusinya adalah kolaborasi: dengan desa, dengan pusat, dan dengan swasta,” jelasnya.
– Refleksi dan Harapan
Dalam momen ulang tahun ke-75 ini, Bupati mengajak seluruh masyarakat menjadikan hari jadi ini sebagai ajang refleksi, bukan sekadar seremoni. Ia menekankan bahwa Kabupaten Bekasi adalah tanah perjuangan yang kini tumbuh menjadi pusat industri nasional, dengan kekuatan ekonomi dan budaya yang luar biasa.
“Saya sadar, lima tahun adalah waktu yang sangat singkat. Tidak ada ruang untuk berleha-leha. Kami hadir untuk bekerja dan mendengarkan masyarakat,” ujarnya.

Dengan semangat tema “Bangkit, Maju, dan Sejahtera”, Bupati menyampaikan visinya untuk memastikan hasil pembangunan dirasakan merata hingga pelosok desa. Ia menutup pidatonya dengan mengajak seluruh OPD dan Forkopimda untuk bekerja dalam semangat yang sama demi Bekasi yang lebih baik.
“Tanpa Forkopimda, tanpa legislatif, tanpa gotong royong, kita tidak akan berjalan,” pungkasnya.
Reporter : Manah/Agus











