Program Ketapang di Desa Cilangkara dan Nagacipta Ditinjau Tim Monev Kecamatan Serang Baru

KABAR DESADIBACA : 309 KALI
TARUMANEGARANEWS.ID foto : kunjungan tim Monev Kecamatan Serang Baru tinjau langsung program ketahanan pangan di Desa Cilangkara

BEKASI, Tarumanegaranews.id – Program Ketahanan Pangan (Ketapang) yang dikelola oleh Desa Cilangkara dan Desa Nagacipta, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, mendapat kunjungan langsung dari Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kecamatan Serang Baru pada Rabu (12/11/2025). Program ini bersumber dari anggaran Dana Desa (DD) tahun 2025.

Kepala Desa Cilangkara, Hj. Sanem, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan monev tersebut.

“Alhamdulillah, dengan adanya Monev dari pihak kecamatan untuk program Ketapang di Desa Cilangkara tentu sangat membantu kami dalam mengemban amanah. Program Ketapang ini bertujuan agar desa bisa swasembada pangan dan warganya sejahtera,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Nagacipta, Jabar, menjelaskan bahwa program Ketapang di desanya difokuskan pada budidaya ayam petelur.

“Alhamdulillah kandang ayam petelur sudah 80 persen jadi, namun belum bisa diisi karena masih menunggu pencairan Dana Desa tahap kedua,” ucapnya.

Ia menambahkan, pembangunan kandang tersebut menggunakan Dana Desa tahap pertama.

Tim Monev Kecamatan Serang Baru tinjau program Ketapang Ayam petelur di Desa Nagacipta

Ditempat yang sama Kasi Pemerintahan Kecamatan Serang Baru, Cece, yang turut serta sebagai Tim Monev menjelaskan hasil pemantauan di dua desa tersebut.

Untuk Desa Nagacipta, kegiatan Ketapang masih berada pada tahap pembangunan kandang ayam yang sudah mencapai sekitar 80 persen.

“Lokasi kandang ayam berada di atas Tanah Kas Desa (TKD) Desa Nagasari, namun kandangnya belum siap diisi,” ungkap Cece.

Adapun hasil monev di Desa Cilangkara, pihaknya menilai masih diperlukan peningkatan dalam hal pengelolaan dan penataan.

“Perlu adanya pengelolaan ke arah yang lebih baik, dengan penambahan beberapa jenis tanaman serta penataan yang lebih optimal,” tambahnya.

Di sisi lain, Pendamping Desa Kecamatan Serang Baru, Abod Dulhaer, menuturkan bahwa pelaksanaan program Ketahanan Pangan di Desa Cilangkara dikelola oleh BUMDes Cilangkara Bersaudara dan telah berjalan sesuai dengan amanat Keputusan Menteri Desa PDT.

“Alhamdulillah, program Ketahanan Pangan di bidang nabati telah berjalan dengan baik. Jenis tanaman yang dibudidayakan antara lain cabai, kacang panjang, mentimun, dan jagung. Beberapa sudah panen, bahkan saat ini sudah masuk masa tanam kedua di lokasi berbeda,” jelas Abod.

Ia menambahkan, meskipun hasil panen belum maksimal, namun semangat dan konsistensi BUMDes patut diapresiasi.

“Untuk dikatakan untung itu nomor selanjutnya. Yang terpenting, BUMDes ini konsisten menjalankan kegiatan ketahanan pangan dan terus berusaha menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya.

Reporter : Mnh/Ags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *