Warga Desa Nagasari Keluhkan Jalan Rusak Parah di Kampung Tegal Badak

KABAR DESADIBACA : 393 KALI

BEKASI, Tarumanegaranews.id – Warga Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, mengeluhkan kondisi jalan utama desa yang rusak parah dan berlubang. Jalan yang dimaksud adalah ruas Cicau–Pasirkupang yang berada di Kampung Tegal Badak RT 009 RW 005, dengan panjang sekitar 200 meter, lebar 5 meter, dan ketebalan beton 0,25 meter.

Menurut warga setempat bernama Embag, kerusakan jalan semakin parah akibat tingginya intensitas hujan serta sering dilalui kendaraan bermuatan berat, terutama truk.

“Kendaraan bermotor dan mobil harus ekstra hati-hati karena banyak patahan beton dan lubang di jalan,” ujar Embag kepada awak media, Senin (19/1/2026).

Jalan tersebut merupakan akses utama bagi warga Desa Nagasari dan sekitarnya menuju kawasan industri Greenland International Industrial Center (GIIC) Kota Deltamas serta pusat perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Warga menilai pemerintah daerah kurang tanggap terhadap kondisi jalan yang telah lama mengalami kerusakan.

“Padahal jarak ke kawasan industri GIIC Kota Deltamas dan kantor Pemkab Bekasi hanya sekitar lima kilometer. Kami berharap ada keseriusan pemerintah daerah untuk segera memperbaiki jalan ini,” katanya.

 

Kepala Desa Nagasari, Nurdin Hardiansyah, membenarkan bahwa kondisi jalan tersebut semakin memburuk dan hingga kini belum ada perbaikan. Dari dinas terkait sebenarnya sudah kali survey jalan utama kampung tegal badak tersebut. Semoga hasil surveynya dapat direalisasikan tahun ini juga.

“Saya mengimbau kepada pengguna jalan, baik roda dua maupun roda empat, agar lebih berhati-hati, terutama para karyawan yang berangkat dan pulang kerja,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Nagasari, Yusuf Mulyadi, menyampaikan bahwa pihak BPD bersama pemerintah desa telah menampung aspirasi warga terkait kerusakan jalan tersebut. Menurutnya, laporan telah diajukan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat desa dan kecamatan.

“Harapannya, perbaikan jalan ini bisa direalisasikan melalui APBD Kabupaten Bekasi tahun 2026,” jelasnya.

Reporter: Manah/Agus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *