Kecamatan Cikarang Selatan Dapat 86 Titik Pembangunan dengan Anggaran Rp26 Miliar dari APBD 2026

PEMERINTAHANDIBACA : 428 KALI
Tarumanegaranews.id Camat Kecamatan Cikarang Selatan H Muhammad Said saat menyerahkan dokumen usulan Musrenbang kepada Asda II Ani Agustini.

CIKARANG SELATAN, Tarumanegaranews.id – Kecamatan Cikarang Selatan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tahun 2026 sebagai bagian dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bekasi Tahun Anggaran 2027. Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Daerah (Asda) II Ani Agustini.

Camat Cikarang Selatan, H. Muhammad Said, SE, MSi, mengatakan Musrenbang merupakan forum strategis untuk menampung dan menyampaikan aspirasi masyarakat yang nantinya akan diusulkan dalam RKPD Kabupaten Bekasi.

“Usulan-usulan yang disampaikan melalui Musrenbang ini menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan daerah, dengan tetap mempertimbangkan skala prioritas serta kemampuan anggaran,” ujarnya.

Muhammad Said menjelaskan, jumlah penduduk Kecamatan Cikarang Selatan saat ini mencapai sekitar 183 ribu jiwa. Pada Tahun Anggaran 2026, kecamatan ini memperoleh realisasi pembangunan sebanyak 86 titik dengan total anggaran yang bersumber dari APBD Kabupaten Bekasi sebesar Rp 26 miliar.

Ia menambahkan, terdapat prioritas utama yang menjadi perhatian dalam Musrenbang kali ini, yaitu pembangunan gedung baru SMP Negeri 6 Cikarang Selatan yang berlokasi di Desa Sukasejati.

“Saya mohon agar pembangunan SMP Negeri 6 Cikarang Selatan ini dapat menjadi perhatian utama tim monitoring kabupaten serta Bappeda,” tegasnya.

Selain itu, jumlah usulan pembangunan yang terhimpun melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) tercatat sebanyak 292 usulan yang berasal dari tujuh desa. Saat ini, seluruh usulan tersebut masih dalam tahap validasi oleh tim Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi.

Sebagai informasi, pemerintah juga telah meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Gerai KDMP sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Tim Monitoring Musrenbang Kecamatan, Asisten Daerah (Asda) II, Ani Agustini menyampaikan hasil dari Musrenbang Desa dan Kecamatan ini kemudian akan di verifikasi dengan dinas-dinas nya.

“Jadi saat ini kita terbagi 4 tim untuk melakukan monitoring Musrenbang di Kecamatan di 23 Kecamatan. Jadi untuk hasilnya menunggu sampai semuanya kecamatan selesai melaksanakan Musrenbang,” ucapnya.

Selain itu, Ani menyebutkan bahwa arah pembangunan infrastruktur yang bersumber dari APBD 2026 ini baru akan di mulai pada triwulan 3. Karena saat ini sedang fokus pada pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).

“Inikan program nasional sudah jadi atensi nasional karena sampah di kabupaten bekasi kan luar biasa apalagi terkendala pembangunan tol japek 2 . Jadi itukan menjadi pemikiran kita bersama bukan hanya kabupaten Bekasi tapi provinsi maupun dari kementerian,” tutupnya.

Reporter : Manah/Agus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *