Korban Berjatuhan, Warga Kecewa PJU Jl. KH Makmun Nawawi Tak Kunjung Diperbaiki

BEKASI TERKINIDIBACA : 783 KALI

CIKARANG SELATAN, Tarumanegaranews.id – Korban berjatuhan akibat kondisi gelap dan jalan berlubang di Jalan KH Makmun Nawawi, Kabupaten Bekasi, memicu kekecewaan warga terhadap penerangan jalan umum (PJU) yang tak kunjung diperbaiki.

Minimnya pencahayaan di sepanjang ruas jalan tersebut membuat jarak pandang pengendara sangat terbatas, terutama pada malam hari. Kondisi ini diperparah dengan banyaknya titik jalan berlubang yang sulit terlihat.

Perwakilan warga, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cikarang Selatan, Kadus Mamat, mengatakan bahwa persoalan ini sudah berlangsung cukup lama tanpa adanya penanganan serius dari pihak terkait. Warga pun mulai kehilangan kesabaran.

“Sudah lama ini PJU banyak yang mati, gelap sekali kalau malam. Ditambah jalan berlubang, sudah banyak warga yang jadi korban jatuh, terutama pengendara motor,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, dalam beberapa bulan terakhir setidaknya terdapat sejumlah insiden kecelakaan yang terjadi di ruas jalan tersebut, terutama pada malam hingga dini hari.

“Dalam dua bulan terakhir saja, kami mencatat sedikitnya 7 kejadian kecelakaan ringan hingga sedang. Bahkan ada 2 korban yang harus mendapatkan perawatan serius akibat terjatuh di lubang yang tidak terlihat,” ungkapnya.

Menurutnya, data tersebut hanyalah sebagian dari kejadian yang tercatat oleh warga, karena masih banyak insiden lain yang tidak terdokumentasi secara resmi.
Kondisi ini, lanjutnya, bukan hanya mengancam keselamatan pengendara, tetapi juga menimbulkan rasa takut bagi warga yang harus melintas setiap hari.

“Kalau malam itu benar-benar gelap. Warga jadi was-was, apalagi yang pulang kerja larut. Ini sangat membahayakan,” katanya.
Warga pun melontarkan kritik pedas kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi yang dinilai lalai dalam melakukan perawatan PJU di wilayah tersebut.

“Kalau PJU dibiarkan mati berbulan-bulan, ini jelas kelalaian. Harusnya ada pengecekan rutin, jangan nunggu viral atau banyak korban dulu,” tegasnya.

Kadus Mamat mewakili warga berharap Dinas Perhubungan segera melakukan perbaikan PJU dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memperbaiki jalan rusak demi mencegah jatuhnya korban lebih banyak lagi.

“Kami minta segera diperbaiki, jangan ditunda lagi. Ini menyangkut keselamatan banyak orang. Warga butuh tindakan nyata, bukan janji,” pungkasnya.

Reporter : Agus/Manah/ta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *