
BEKASI, Tarumanegaranews.id – Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Jiovanno Nahampun, dari Fraksi PDIP melaksanakan kegiatan reses Tahun Sidang II Tahun Anggaran 2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Cibitung dan Cikarang Barat, yang digelar di Perumahan Bumi Sakinah 4, Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen DPRD dalam menyerap dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat secara langsung, sekaligus memperkuat fungsi representasi legislatif di tingkat daerah.
Dalam pelaksanaan reses tersebut, berbagai aspirasi masyarakat mengemuka, di antaranya terkait perbaikan infrastruktur jalan, penanganan drainase untuk mengurangi risiko banjir, serta peningkatan akses dan peluang kerja bagi warga lokal.
Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Jiovanno Nahampun, menyampaikan bahwa seluruh aspirasi yang dihimpun akan menjadi bahan dalam penyusunan kebijakan serta pembahasan anggaran di DPRD Kabupaten Bekasi.
“Reses ini merupakan sarana penting untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Seluruh masukan yang disampaikan akan kami tindaklanjuti dan perjuangkan dalam pembahasan program pembangunan daerah,” ujarnya.

Selain itu, Jiovanno juga menyatakan komitmennya dalam mendukung sektor pendidikan melalui penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) hasil kerja sama dengan pemerintah pusat.
“Saya siap menurunkan sekitar 2.000 Program Indonesia Pintar (PIP) bagi pelajar di wilayah Dapil II. Ini merupakan bagian dari upaya membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa melanjutkan pendidikan,” tegasnya.
Ia menjelaskan, Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan bantuan pendidikan dari pemerintah pusat yang diberikan kepada siswa dari keluarga kurang mampu dalam bentuk dana tunai.
Bantuan ini bertujuan untuk mencegah angka putus sekolah serta meringankan beban biaya pendidikan, seperti pembelian perlengkapan sekolah, transportasi, hingga kebutuhan penunjang belajar lainnya.
“Melalui PIP, kami ingin memastikan anak-anak di Kabupaten Bekasi memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan tanpa terkendala faktor ekonomi,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Muktiwari, Bahrudin, S.E., menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, DPRD, dan pemerintah daerah agar aspirasi masyarakat dapat direalisasikan secara optimal.
“Kami berharap hasil reses ini tidak hanya menjadi catatan, tetapi benar-benar ditindaklanjuti, khususnya dalam pembangunan infrastruktur dan peningkatan penyerapan tenaga kerja lokal,” ungkap Bahrudin.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah desa siap mendukung dan mengawal implementasi program agar tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Melalui kegiatan reses ini, diharapkan terbangun komunikasi yang lebih efektif antara masyarakat, pemerintah desa, dan DPRD, sehingga proses pembangunan di Kabupaten Bekasi dapat berjalan lebih responsif, partisipatif, dan berkelanjutan. (ta/Mnh/Agus)



