Doa Bersama, Asda 1 Berharap Spirit Kebersamaan dan Kolaborasi Jadi Modal Hadapi Tantangan

PEMERINTAHANDIBACA : 39 KALI

CIKARANG UTARA, Tarumanegaranews.id – Semangat kebersamaan dan kolaborasi lintas elemen masyarakat dinilai menjadi modal penting bagi Kabupaten Bekasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan saat ini.

Hal tersebut disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda I) Kabupaten Bekasi, H. Hudaya, saat menghadiri kegiatan doa bersama dan Yasinan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 serta Milad Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bekasi ke-51 di Hollywood Junction, Jalan Jababeka Raya, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kamis (18/06/2026).

Kegiatan yang diinisiasi MUI Kabupaten Bekasi dan Polres Metro Bekasi tersebut diikuti ratusan peserta dari pengurus MUI, personel kepolisian, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), organisasi kemasyarakatan keagamaan perempuan Kabupaten Bekasi, Muslimat NU, Fatayat NU, Aisyiyah, Persistri dan lainnya

Hudaya mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang memadukan unsur spiritual, sosial, dan kebersamaan masyarakat tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, ulama, dan aparat keamanan menjadi kekuatan penting dalam menjaga kondusivitas daerah.

“Pemerintah Kabupaten Bekasi menyambut baik kegiatan yang diinisiasi MUI Kabupaten Bekasi dalam rangka Milad ke-51 MUI dan Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan ini sangat bermanfaat, terlebih dirangkaikan dengan kegiatan sosial berupa pembagian beras kepada jamaah yang hadir. Meskipun disiapkan dalam waktu yang relatif singkat, Alhamdulillah kegiatan berjalan sukses,” ujarnya.

Ia menilai tingginya antusiasme masyarakat yang hadir menunjukkan kuatnya semangat persatuan di tengah berbagai tantangan yang sedang dihadapi daerah.

“Kita melihat kondisi Kabupaten Bekasi saat ini yang memang memerlukan kebersamaan dari seluruh elemen. Di tengah berbagai keterbatasan, kegiatan seperti ini memperlihatkan bahwa persatuan dan kesatuan sangat dibutuhkan. Kehadiran ibu-ibu majelis taklim dari berbagai wilayah menjadi bukti nyata bahwa masyarakat masih memiliki semangat gotong royong yang kuat,” katanya.

Hudaya berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, ulama, aparat keamanan, serta masyarakat.

“Ada spirit yang luar biasa yang bisa ditularkan kepada masyarakat. Dengan ajakan yang sederhana saja, masyarakat bisa bergerak cepat dan hadir bersama-sama. Ke depan, kegiatan seperti ini harus terus dilestarikan dan dikembangkan karena memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Bekasi, Prof. Mahmud, menjelaskan bahwa kegiatan doa bersama tersebut digelar bertepatan dengan momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Hari Bhayangkara ke-80, dan Milad MUI ke-51 sebagai simbol kolaborasi seluruh elemen daerah dalam membangun Kabupaten Bekasi.

“Ini kita kemas menjadi doa bersama di awal Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sekaligus memperingati Hari Bhayangkara dan Milad MUI. Momentum ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, ulama, dan masyarakat terus kita bangun demi kemajuan Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Menurut Prof. Mahmud, pembangunan daerah memerlukan keseimbangan antara ikhtiar lahiriah melalui kerja profesional dan ikhtiar batiniah melalui doa bersama.

“Kalau tiga elemen ini saling menopang, yakni ulama yang menguatkan nilai-nilai keagamaan, pemerintah yang menghadirkan kesejahteraan, serta TNI-Polri yang menjaga keamanan, maka cita-cita Bekasi Bangkit, Maju, dan Sejahtera insya Allah dapat terwujud. Karena itu kolaborasi ini harus terus dilanjutkan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Sumarni mengatakan kegiatan doa bersama menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan memperkuat sinergi dengan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Bekasi.

“Melalui doa bersama ini kami berharap Kabupaten Bekasi dan Indonesia tetap kondusif, masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman, dan pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan. Mari kita terus bergandengan tangan, bersinergi, dan solid untuk membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik,” ungkapnya.

Selain doa bersama dan pembacaan Yasin, kegiatan juga diisi dengan bakti sosial berupa pembagian beras kepada jamaah sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan kebersamaan antara pemerintah, aparat keamanan, ulama, serta masyarakat Kabupaten Bekasi. (Red)

REPORTER : TATA JAELANI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *