CIKARANG – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bagi sebagian daerah yang terdampak zona merah covid -19 sudah diberlakukan. Hal tersebut dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Berbagai tempat mulai dari swalayan hingga pelayanan publik sudah menerapkan protokol kesehatan demi membantu pemerintah dalam memutuskan penyebaran virus tersebut.
Seperti salah satu pelayanan publik BPJS Kesehatan, mengajak peserta JKN-KIS untuk dapat memanfaatkan fasilitas Mobile JKN yang telah disedikan melalui telepon genggamnya. Kini peserta JKN-KIS tidak perlu repot untuk keluar rumah hanya untuk mendapatkan pelayanan JKN-KIS yang biasanya dilakukan di kantor BPJS Kesehatan terdekat. Di tengah pandemik ini, BPJS Kesehatan menghadirkan fitur Skrining Mandiri Covid-19 yang dapat dilakukan oleh masing-masing masyarakat di tempat tinggalnya melalui Mobile JKN. Hal tersebut bertujuan agar setiap masyarakat dapat memantau perkembangan kondisi kesehatannya serta dapat teridentifikasi perkembangan potensi penularan covid-19.
Seperti yang diungkapkan oleh Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cikarang, Ridho Nurfadli mengatakan dengan adanya fitur Skrining Mandiri covid-19 di aplikasi Mobile JKN diharapkan masyarakat dapat memantau kondisi keadaannya agar dapat mencegah penyebaan Covid-19 di tubuh maupun lingkungannya.
“Diharapkan dengan adanya screening ini, masyarakat dapat lebih peduli dan bisa memantau kondisi keadaannnya saat ini,” ujar Ridho, Rabu (29/04/2020).
Ridho menambahkan untuk dapat melakukan screening peserta hanya perlu menyediakan aplikasi Mobile JKN. Melalui aplikasi tersebut masyarakat dapat mengisi pertanyaan seperti kondisi kesehatannya, riwayat perjalanan, dan kontak pasien terindikasi covid-19.
“Layanan screening mandiri ini dibuat semudah mungkin, sehingga masyarakat dapat dengan mudah memahami dan menjalani screening tersebut,” ujarnya.
Salah satu peserta JKN-KIS bernama Rosmiati (51) yang berasal dari peserta JKN-KISI segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) itu menilai fitur baru ini merupakan fitur yang sangat membantu masyarakat di tengah pandemi covid-19.
“Layanan fitur Skrining Mandiri Covid-19 yang ada pada Mobile JKN ini sangat bagus, apalagi kita yang berusia senja harus peduli terhadap kondisi kita ditengah wabah ini. Kalau kita screening cegah covid-19 kan kita jadi tahu apakah kita memiliki resiko sebagai orang yang terkena virus ini atau bukan,” ujar Rosmiati. (HK/rr/amh).






