Budi : Saya Senang karena JKN-KIS Datang

CIKARANG – Memiliki buah hati yang sehat dan terbebas dari segala macam penyakit merupakan dambaan bagi setiap orang tua, tak terkecuali Budi yang merupakan salah satu karyawan swasta yang bertempat tinggal di kampung pasar lama, Cikarang Utara. Saat ditemui oleh tim Jamkesnews Budi yang sedang mengantar anak semata wayang bersama istrinya mengungkapkan rasa syukurnya karena ia tidak perlu khawatir lantaran biaya pengobatan anaknya yang sedang sakit.

“Karena saya sudah terdaftar menjadi peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) JKN-KIS. Alhamdulillah anak saya berobat tanpa perlu mengeluarkan biaya sepersen pun,” ujar Budi, Rabu (18/03).

Sebelum menggunakan jaminna kesehatan yang diberikan program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Budi merasakan sangat khawatir akan biaya pengobatan yang mahal. Di tambah dengan berbagai macam penyakit yang bisa menyerang lantaran kondisi tempat tinggalnya yang berdekatan dengan pasar.

“Sebelum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS saya sangat khawatir jika harus berobat. Karenakan berobat itu gak bisa diduga biayanya. Apalagi rumah saya dekat dengan pasar tradisional dan saya memiliki anak yang masih kecil,” kata Budi.

Shahila Ramadhani putri semata wayangnya yang saat ini berusia sembilan bulan harus mendapatkan pengobatan di Klinik Annisa IV lantaran penyakit flu yang dideritanya. Budi harus membawa putri cantiknya berobat setelah tiga hari penyakitnya tak kunjung membaik.

“Sudah tiga hari anak saya rewel karena pilek. Awalnya sih pilek biasa dan masih ceria-ceria saja, tapi tiba-tiba di hari ketiga anak saya drop dan badannya panas, karena saya tidak tega dan takut kenapa-kenapa. Akhirnya saya sempatkan izin bekerja dan bawa anak saya berobat di klinik Annisa IV,” ujar ayah dari putri kecilya, Shahila.

Budi mengatakan dengan adanya kenaikan iuran, dirinya sama-sekali tidak merasa keberatan. Karena menurutnya apa yang ia dapatkan jauh lebih dibandingkan pengeluaran yang harus ia bayarkan setiap bulannya. Budi berharap kedepannya Program JKN-KIS bisa menjadi program yang berkelanjutan dan  lebih baik lagi untuk kedepannya. (Hk/rr/amh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *