CIKARANG PUSAT- Ketua PGRI Kabupaten Bekasi , Asep Saefulloh meminta masyarakat Kabupaten Bekasi untuk tidak hanya mengandalkan sekolah negeri sebagai tujuan utama menyekolahkan anaknya khususnya disekolah lanjutan. Menurutnya kualitas sekolah swasta di Kabupaten Bekasi sudah cukup bagus dengan pengelolaan yang baik dan professional.
Hal ini disampaikannya menyusul Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang telah mengeluarkan peraturan terbaru tentang Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) 2019 yaitu Permendikbud No. 51 Tahun 2018.
“Zonasi ini memang peruntukannya untuk sekolah negeri. Tapi saya imbau pada orang tua calon siswa jangan ada pemikiran negeri-minded, walaupun jarak jauh dari sekolah dikejar. Padahal Dinas pendidkan sedang merancang kualitas pendidikan sama, tertata dan berkualitas, gurunya sama berkualitas,”ujar pria yang juga Kepala Kepala Bidang (Kabid) Data, Sarana Prasarana dan Pengendalian Mutu Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi ini kepada Formenews.id, Selasa (5/2/2019).
Ia juga mengatakan, pemikiran negeri-minded perlahan-lahan harus dihilangkan. Bahkan harus dihapuskan, dengan sistem zonasi.”Pemikiran negeri minded ini harus dihapuskan. Karena sekarang ini sekolah swasta juga sama kualitasnya dengan negeri,” tandasnya.
Tak hanya itu saja, Juhana juga pernah menyampaikan agar semua pihak dapat menahan diri saat pelaksanaan PPDB. Jangan lagi ada aroma tak sedap dugaan praktik titip menitip calon siswa atau bahkan praktik jual beli bangku.
“Mari kita semua membuka lembaran baru, jangan lagi ada aroma tak sedap dugaan titip menitip dan lainnya. Kalau ada praktik seperti itu yang melibatkan pihak sekolah, tentu saja akan kami tindak tegas sesuai aturan,” tegasnya. (amh)









Sy sebagai pengurus PGRI cab.sukatani merasa bangga dengan lahirnya FOMENENWS PGRI , karena kita semua merasa penting dengan informasi dari PGRI tentang kemajuan pendidikan di kabupaten Bekasi khususnya.