Kemenkop dan UKM Bersama Coca-Cola Bantu Warung Tradisional untuk AKB

BEKASI TERKINI, BISNIS, INFO KITA, UMKMDIBACA : 9.675 KALI

JAKARTA, – Untuk bangkit pandemi COVID-19 Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop dan UKM) Republik Indonesia berkolaborasi dengan UKM Center Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UKM Center FEB-UI), Coca-Cola (PT Coca-Cola Indonesia dan Coca-Cola Amatil Indonesia), dan QASA pada hari ini (29/6) mengumumkan dimulainya inisiatif “Gerakan Toko BERSAMA (BERsih, SehAt, MAju)”.

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, mengungkapkan Gerakan Toko Bersama sebagai salah satu solusi untuk selain bertahan di saat krisis, juga meningkatkan penghasilan dan kapasitas usaha dari pemilik took atau warung tradisional untuk bersiap memasuki adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal diawali dengan menerapkan SOP yang bersih, sehat dan aman.

“Kolaborasi dan sinergitas dengan berbagai pihak harus terus kita optimalkan untuk mempersiapkan toko tradisional segera bangkit. “Gerakan Toko Bersama” diharapkan dapat membangkitkan semangat serta mengembalikan kekuatan pelaku usaha Toko atau Warung di tanah air sebagai tulang punggung perekonomian rakyat,” ujar dia.

Direktur Public Affairs, Communications and Sustainability PT Coca-Cola Indonesia Triyono Prijosoesilo, menyampaikan, di masa krisis pandemi yang penuh tantangan , Coca-Cola sebagai bagian dari masyarakat ingin turut mengambil bagian melalui Gerakan Toko Bersama.

“Ini sejalan dengan kepedulian kami terhadap dampak yang terjadi kepada masyarakat khususnya terhadap usaha ritel tradisional yang merasakan dampak cukup besar agar mereka dapat bangkit kembali, membangun usaha mereka,” ujarnya

Hal senada dismapikan Direktur Public Affairs, Communications and Sustainability Coca-Cola Amatil Indonesia, Lucia Karina,  sebagai produsen dan distributor resmi produk-produk bermerek dagang Coca-Cola di Indonesia, komitmennya untuk menjadi bagian dari Gerakan Toko Bersama.

“Gerakan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan dukungan kami kepada pemerintah dan mitra usaha kami agar dapat terus menggerakkan roda perekonomian, khususnya pada sektor mikro yang sangat terdampak oleh COVID-19. Dengan pemahaman dan kesadaran terhadap protokol kesehatan yang benar, kami berharap dapat memutus rantai penyebaran virus COVID-19 di Indonesia, sehingga pandemi ini segera berakhir dan perekonomian kembali pulih,”ujarnya

Sebagai wujud apresiasi kepada mitra usaha, ia berkomitmen untuk selalu mendukung mitra. Pada beberapa waktu lalu CCAI telah memberikan fasilitas pengaman berupa tirai plastik untuk kasir kepada 50 ribu toko dan warung kelontong, saat ini tengah menyiapkan inisiatif lainnya.

“Sebagai langkah awal, Gerakan Toko Bersama kami akan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada pemilik toko mengenai standar operasional toko yang bersih, sehat dan aman dalam rangka persiapan kehidupan normal baru (new normal) melalui distribusi e-book, video yang bisa disebarkan secara gratis dan diakses di laman www.gerakantokobersama.com. Tujuan tahap awal ini adalah untuk memberikan rasa aman serta nyaman bagi masyarakat untuk berbelanja di toko dan warung kelontong sekaligus membantu upaya pemerintah dalam pencegahan penyebaran COVID-19,”terangnya. (rls/amh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *