Bagi Deviana JKN-KIS Program Pengabdi Masyarakat Terbaik

BEKASI TERKINI, INFO KITA, KESEHATANDIBACA : 3.982 KALI

CIKARANG – Sejak diberlakukannya program yang dapat menjamin kesehatan masyarakat Indonesia, berbagai kalangan di masyarakat mulai mendaftarkan dirinya dan bergabung dalam Program JKN-KIS. Sebanyak 222.386.830 jiwa dari sekitar 269 juta jiwa penduduk Indonesia saat ini sudah bergabung di program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dan mendapatkan pelayanan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan yang terdaftar sebagai provider BPJS Kesehatan.

Salah satu peserta yang merupakan karyawan Puskesmas Mekarsari, Tambun Selatan, Deviana (51) mengatakan Program JKN-KIS merupakan program terbaik yang dimiliki pemerintah dalam membantu masyarakat premi iuran yang sangat terjangkau jika dibandingkan dengan manfaat yang didapatkan apalagi jika besaran iurannya dibandingkan dengan asuransi lainnya.

“Program JKN-KIS ini merupakan program yang sangat membantu masyarakat. Bandingkan dengan asuransi swasta lainnya, masyarakat kelas bawah kesulitan akan biaya kesehatan sehingga mereka tidak memiliki asuransi tersebut. Padahal asuransi kesehatan merupakan hal yang sangat penting dan mendasar yang harus dimiliki setiap orang. Kini, semenjak adanya asuransi kesehatan dari pemerintah yakni JKN-KIS, masyarakat dari kelas bawah maupun atas dapat memiliki jaminan kesehatan yang dapat melindungi diri sendiri dan keluarga,” ujar Deviana, di Cikarang Selatan.

Deviana juga salut dengan program jaminan kesehatan dari pemerintah yang membantu dengan ikhlas mengabdi pada masyarakat.

“Sebagai sesama abdi masyarakat, saya sangat salut dan bangga dengan adanya Program JKN-KIS, walaupun iuran yang dikeluarkan masyarakat per-bulannya sedikit namun mereka bisa mendapatkan begitu banyak manfaat,” ujarnya.

Deviana mengaku sering menanyakan kepada pasien yang sedang berobat di puskesmas mengenai keikutsertaannya dalam Program JKN-KIS. Bagi peserta yang belum terdaftar devina sering menyarankan untuk mendaftarkan diri sebagai peserta, mengingat begitu besar manfaat yang ia ketahui dengan menggunakan jaminan kesehatan dari pemerintah ini.

“Setiap saya bertugas di Puskesmas, saya selalu menyakan pasien apakah menggunakan kartu JKN-KIS atau tidak. Kalau tidak punya bisasanya saya edukasi pasien agar dapat mendaftarkan diri sebagai peserta JKN-KIS, karena saya tahu jaminan ini sangat bermanfaat,” ujarnya.

Saat ditemui, ia sedang melakukan peralihan kepesertaan dari PPU ke PBPU, Deviana menceritakan pengalamannya kepada tim Jamkesnews ketika anak tersayangnya harus mendapatkan perawatan di rumah sakit lantaran penyakit yang dideritanya.

“Pernah waktu itu anak saya sakit dan dirawat di rumah sakit. Perkiraan saya biayanya lebih rendah, ga taunya besar juga. Alhamdulillah saya sangat terbantu karena menggunakan kartu JKN-KIS jadi biaya pengobatan anak saya dapat ditanggung semuanya,” ujar wanita yang tinggal di salah satu perumahan yang ada di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Di akhir pertemuannya, Deviana mengungkapkan harapan kedepannya bagi Program JKN-KIS, agar menjadi program yang berkelanjutan sehingga dapat selalu membantu masyarakat Indonesia (HK/rr/amh).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *