Pemdes Serang Gelar Musdesus Pembentukan Pengurus Koperasi Merah Putih

KABAR DESADIBACA : 648 KALI

Bekasi, Tarumanegaranews.id – Pemerintah Desa Serang Kecamatan Cikarang Selatan menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) dalam rangka pembentukan Pengurus Koperasi Merah Putih bertempat di aula Desa Serang, pada Selasa (06/05/2025).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Program Koperasi Merah Putih.

Dalam sambutannya, Pj Kepala Desa Serang, Achmad Fadilah menyampaikan, bahwa program ini merupakan salah satu strategi nasional untuk memperkuat ekonomi desa melalui pemberdayaan koperasi.

“Program Koperasi Merah Putih adalah inisiatif strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembentukan koperasi di tingkat desa,” ungkap Achmad Fadilah.

Program Koperasi Merah Putih dirancang untuk mendukung berbagai aspek pembangunan desa, antara lain Meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, Mengurangi kemiskinan ekstrem dan menciptakan lapangan kerja, Menekan inflasi dengan memperpendek rantai distribusi, Meningkatkan nilai tukar petani dan nelayan, Mendukung ketahanan pangan nasional.

Ditempat yang sama Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Serang, Bubun, mengatakan, bahwa BPD mendukungan terhadap pembentukan koperasi ini.

“Kami memastikan seluruh pengurus koperasi yang dibentuk tidak berasal dari anggota BPD maupun perangkat desa, agar pengelolaan bisa lebih mandiri dan profesional,” tegas Bubun.

Pemerintah pusat menargetkan pembentukan atau revitalisasi 80.000 koperasi di seluruh Indonesia. Desa Serang menjadi salah satu desa yang telah mengambil langkah awal dengan membentuk pengurus koperasi dan menyusun struktur usaha berdasarkan potensi lokal yang dimiliki.

Perlu diketahui kegiatan Musdesus tersebut dihadiri oleh Perwakilan Kecamatan, Babinsa, Bimaspol, Pendamping Desa, Ketua dan Anggota BPD, Seluruh Perangkat Desa, Kadus, RT/RW, Ibu-ibu PKK dan Posyandu, Pengurus Karang Taruna, Tokoh Pemuda dan Tokoh Agama, serta berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat dan perwakilan lembaga desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *