Desa Nagacipta Usulkan 96 Titik PJUL di Dusun I, Dorong Keamanan hingga Perputaran Ekonomi Warga

KABAR DESADIBACA : 69 KALI

SERANG BARU, Tarumanegaranews.id — Pemerintah Desa Nagacipta, Kabupaten Bekasi, mengusulkan pemasangan sebanyak 96 titik Penerangan Jalan Umum Lingkungan (PJUL) yang difokuskan di wilayah Dusun I. Usulan tersebut mencakup sejumlah ruas jalan lingkungan di Kampung Tegal Sapi Gang Dogol (RT 01/RW 02), Kampung Dulang Jero Gang Haji Aripin (RT 03/RW 02), dan Kampung Sawah Lamun Gang Cuing (RT 03/RW 02).

Kepala Desa Nagacipta menyampaikan bahwa kondisi jalan di Dusun I saat ini masih minim penerangan. Pada malam hari, sebagian besar wilayah tampak gelap gulita dan hanya mengandalkan cahaya dari rumah warga di sekitar jalan.

“Kalau malam hari sangat gelap, belum ada penerangan jalan umum. Ini tentu berisiko, baik untuk keselamatan pengguna jalan maupun keamanan lingkungan,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Ia menambahkan, pihak desa akan segera mengajukan usulan tersebut kepada Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bekasi agar dapat direalisasikan dalam waktu dekat.

Menurutnya, keberadaan PJUL sangat penting untuk menekan potensi kecelakaan lalu lintas serta mengurangi risiko tindak kejahatan pada malam hari. “Kami berharap usulan ini bisa segera diterima dan direalisasikan,” katanya.

Sementara itu, Kaur Kesejahteraan Desa Nagacipta, Ilih Setiadi, menjelaskan bahwa pihaknya bersama tim telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Selain survei, mereka juga melakukan pengukuran panjang jalan guna menentukan kebutuhan titik lampu.

“Hasil pengecekan menunjukkan kebutuhan mencapai 96 titik PJUL. Data tersebut sudah kami laporkan ke kepala desa dan sekretaris desa untuk ditindaklanjuti ke dinas terkait,” jelasnya.

Selain aspek keamanan, rencana pemasangan PJUL juga diproyeksikan membawa dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat. Penerangan jalan yang memadai memungkinkan aktivitas warga berlangsung lebih lama, terutama pada malam hari. Dengan kondisi jalan yang terang.

– Pelaku usaha kecil seperti warung, pedagang kaki lima, dan jasa rumahan berpotensi meningkatkan jam operasional.

– Mobilitas warga menjadi lebih lancar sehingga mendukung distribusi barang dan jasa.

– Nilai properti di sekitar wilayah yang terang cenderung meningkat

– Lingkungan yang aman dan terang dapat menarik aktivitas ekonomi baru.

Ditambahkan Staf Desa Nagacipta Omad Bule, bahwa dengan adanya penerangan yang baik juga sering kali menjadi faktor pendukung tumbuhnya kegiatan sosial dan ekonomi berbasis masyarakat, seperti pasar malam skala kecil atau usaha kuliner.

“Dengan demikian, realisasi PJUL tidak hanya berdampak pada keamanan dan kenyamanan, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Desa Nagacipta, khususnya di wilayah Dusun I,” pungkasnya.

Reporter : Agus/Manah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *