BEKASI, Tarumanegaranews.id — Forum Silaturahmi Warga Muslim Lippo Cikarang (Forsil) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang terdampak kekeringan di wilayah Kabupaten Bekasi. Hingga Kamis (10/9/2026), Forsil Lippo Cikarang telah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 384.000 liter melalui 48 truk tangki berkapasitas 8.000 liter.
Pada Kamis (10/9/2026), giliran warga Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, yang mendapatkan bantuan air bersih. Sebanyak lima truk tangki, dengan total kapasitas 40.000 liter, didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak kekeringan, di desa nagasari khususnya.
Ketua Forsil Lippo Cikarang, Ade Aan Wirama, mengatakan aksi sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian Forsil terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kekeringan.
Menurut Ade, pendistribusian bantuan air bersih telah dilakukan secara bertahap sejak 4 Agustus 2026 dan terus berlanjut hingga Kamis (10/9/2026).
“Alhamdulillah, kegiatan pemberian air bersih oleh Forsil Lippo Cikarang ini telah disalurkan dari tanggal 4 Agustus sampai hari ini, 10 September 2026, sebanyak 48 truk tangki dengan kapasitas 8.000 liter. Berarti sudah sekitar 384.000 liter,” ujar Ade kepada Tarumanegaranews.id, Kamis (10/9/2026).
Adapun bantuan air bersih yang telah disalurkan Forsil Lippo Cikarang tersebar di sejumlah wilayah, dengan rincian:
A.Kecamatan Bojongmangu :
1.Desa Karangmulya : 8 truk
2. Desa Karangindah : 8 truk
B.Kecamatan Serang Baru :

1.Desa Nagasari : 15 truk
2. Desa Nagacipta : 11 truk
C.Kecamatan Cibarusah
1.Desa Wibawamulya :: 5 truk
D. Pondok Pesantren Sirojul Huda 1 truk.
Dengan demikian, total bantuan mencapai 48 truk tangki. Jika setiap truk memiliki kapasitas 8.000 liter, total air bersih yang telah didistribusikan mencapai 384.000 liter.
Ade menegaskan, Forsil Lippo Cikarang akan terus berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga yang terdampak kekeringan dan mengalami keterbatasan akses terhadap air bersih.
Dalam pelaksanaan aksi sosial tersebut, Forsil Lippo Cikarang juga menggandeng berbagai elemen lintas agama dan komunitas, di antaranya Paroki Cikarang Gereja Ibu Teresa, Gereja Kristen Indonesia (GKI), Cetiya Satya Manggala Umat Buddha, dan Paguyuban Umat Hindu Kabupaten Bekasi, serta Donasi melalui FORSIL Warga Muslim Lippo Cikarang dari James Peter Keet, seorang philanthropist yang tinggal di Perth, Australia.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari semangat kebersamaan dan kepedulian sosial untuk membantu masyarakat Kabupaten Bekasi yang tengah menghadapi dampak kekeringan.
Reporter : Manah/Agus










